POJOKSATU.id, MEDAN—Kisah tragis menimpa mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) Medan, Bonio Raja Gadja, yang ditemukan tewas dibunuh orang di rumahnya di Marindal, Deli Serdang.

Bonio ditemukan tewas oleh kakaknya pada Jumat (14/11) di rumah mereka di Gang Rambe, Marindal II, Patumbak.

Padahal pada Kamis siang (13/11) atau sehari sebelumnya, korban masih segar bugar bermain biliar bersama teman sekampusnya di salah satu tempat biliar di sana.

Teman kuliah korban, Abram Taher Doloksaribu mengatakan, Sabtu (15/11) saat diwawancarai wartawan mengatakan, pada Kamis siang, mereka masih berkumpul usai pulang kuliah di UMA.

Baca Juga: Kronologi Mahasiswa UMA Tewas Dibunuh di Rumahnya di Marindal, Pelaku Diduga Bukan Orang Jauh

Mereka bermain billiar hingga pukul 13:00 WIB. Setelah itu mereka bubar dan pulang ke kediaman masing-masing. Korban pulang ke rumahnya di Marindal II.

Tidak ada komunikasi lagi antara Abram dengan Bonio. Dan pada Jumat malam, mereka tiba-tiba mendapat kabar kalau Bonio tewas di dalam rumahnya di Marindal II.

"Gak ada komunikasi kami,” katanya.

Saat pertemuan main biliar bersama korban dan kawan-kawannya yang lain, Bonio juga tak menyebutkan masalah apapun yang dialaminya.

“Terakhir kali enggak ada cerita dia punya masalah apa," ujarnya lagi.

Baca Juga: Viral! Cacing di Makanan Gratis Sekolah? Program MBG Medan Kembali Jadi Sorotan

Sebelumnya, Bonio Raja Gadja, mahasiswa UMA ditemukan tewas di rumahnya di Gang Rambe, Dusun IV, Desa Marindal II, Patumbak, Deli Serdang, Jumat (14/11).

Diduga kuat korban dibunuh dan dirampok pelaku disebabkan motor dan ponsel korban ikut hilang.

Dari kronologi penemuan jasad korban, pelaku diduga orang yang tak jauh-jauh dari sekitar korban.

Polisi sedang menyelidiki kasus kematian Bonio Raja Gadja ini.

Kakak korban bernama Diva merupakan orang pertama yang menemukan jasad korban di rumah mereka.

Diva di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (15/11/2025) menjelaskan penemuan jasad adiknya di rumah mereka sendiri di Gang Rambe, Dusun IV, Desa Marindal II, Patumbak, Deli Serdang.

Selama ini Diva tinggal bersama adiknya di rumah tersebut. Namun kebetulan sejak Senin (10/11) lalu, dia tidak berada di rumah tersebut disebabkan ada keperluan terkait pekerjaannya sebagai pegawai SPPG.

Lalu adiknya sempat meminta izin agar mengajak kawannya menemaninya di rumah itu. Lalu orangtuanya yang berada di Kabupaten Humbang Hasundutan, memperbolehkan.

Namun tragis, Jumat malam, Bonio ditemukan tewas di dalam rumahnya sendiri dengan kondisi rumah yang terkunci dari dalam.***