POJOKSATU.id, JAKARTA - Setiap perbuatan akan dibalas sesuai dengan yang dilakukan. Itulah yang dialami Yani, perempuan yang pernah menjadi tenaga kerja wanita atau TKW Arab Saudi.

Yani adalah perempuan yang sudah berkeluarga sebelum menjadi TKW Arab Saudi. Ia memiliki suami dan anak. Suaminya bekerja sebagai tenaga honorer.

Yani menjadi TKW karena terlilit utang. Ia ingin membantu suaminya mencari uang dengan cara menjadi TKW.

Setelah setahun bekerja di Arab, Yani justru kepincut dengan anak majikan yang masih muda, ganteng, dan perkasa.

Baca Juga: Polemik Celana Dalam Vina Cirebon, Pengacara Saka Tatal : Emang Suroto Tahu Warnanya Apa?

Yani ketagihan. Ia melakukan hubungan terlarang dengan anak majikan setiap hari. Akhirnya Yani hamil di luar nikah.

"Enggak ada pengaman selama satu tahun. Selalu buang di luar. Setelah 2 tahun saya ceroboh, saya keenakan kali. Dia (anak majikan) buang di dalam, saya jadi hamil," ucap Yani saat menjadi tamu podcast yang videonya dibagikan di channel YouTube Reyben Entertainment pada 4 April 2024.

Mengetahui dirinya hamil, Yani panik. Ia takut diusir majikan. Yani sadar mustahil menikah dengan anak majikannya sendiri.

Baca Juga: Ketahui Alur Seleksi Calon Kepala Sekolah dan Penggunaan Sistem Pengangkatan KPSP, Jangan Sampai Menimbulkan Konsekuensi Hukum, Pahami Tahapan Ini

Ia menceritakan kehamilannya kepada anak majikan yang usianya baru 25 tahun. Yani meminta dia untuk tanggung jawab. Anak majikan ikut panik.

"Kalau kamu gak tanggung jawab, udah saya lapor ke orang tua kamu," ancam Yani.

"Aduh jangan, saya kasih kamu uang kamu banyak deh, kamu mau berapa uang," jawab anak majikan.

"Saya enggak butuh uang, saya mau kamu tanggung jawab," kata Yani.

Baca Juga: Ini Link Live Streaming Turki vs Georgia 18 Juni Pukul 23.00 WIB, Nonton Piala Eropa Aman dan Lancar

Yani ingin mempertahankan janin yang ada dalam kandungannya untuk memperbaiki keturunan. Ia menolak untuk menguggurkan kandungan.

"Kan mubazir (kalau bayinya dibuang) siapa tahu kan memperbaiki keturunan biar anak saya nanti siapa tahu ya ganteng. Ya bangga pulang walaupun ada suami, enggak apa-apa saya tinggalin suami saya deh," imbunya.

Yani memberanikan diri menyampaikan perihal kehamilannya kepada majikan. Sang majikan murka. Ia menampar dan memukul Yani.

Meskipun dianiaya, Yani tetap memohon kepada majikan agar kandungannya tetap dipertahankan.

"Saya bilang sama majikan tolong pokoknya anak saya. Saya enggak mau gugurin, enggak boleh," pinta Yani.

Majikan kemudian bertanya kepada anaknya. Sang anak mengakui bahwa janin yang dikandung Yani adalah darah dagingnya. Bahkan anak majikan mengaku mencintai Yani. Ia memohon untuk menikah dengan Yani. Namun ditolak oleh majikan.

Majikan mengizinkan Yani untuk tetap mempertahankan kandungan hingga melahirkan.

"Ya udah kamu lahirin aja anak kamu. Kami kasih biaya terus udah kasihkan ke orang lain aja," kata majikan kepada Yani.

Yani menerima keputusan majikan dengan pasrah. Setelah melahirkan, Yani dipulangkan ke Indonesia.

"Ya udah mau gimana lagi ya kita nurutin aja ya daripada kita harus guguring kan dosa juga," cetusnya.

Yani pun pulang ke Indonesia. Ia dijemput oleh keluarganya. Namun suami tak ikut menjemput. Ia menanyakan ke mana suaminya. Keluarga mejawab bahwa sang suami sudah kembali ke kampung halamannya ke Bali.

Suami Yani ternyata direbut oleh pelakor (perebut lelaki orang). Yani syok. Ia tidak menyangka suaminya selingkuh dengan wanita idaman lain.

Meskipun begitu, Yani menyadari bahwa inilah karma yang dia terima karena selingkuh dengan anak majikan hingga hamil. ***

Selengkapnya Baca Juga: Usai Puaskan Anak Majikan di Arab, Istri Honorer Kejar Suami ke Bali, Ternyata...