POJOKSATU.ID- Kisah pilu dialami sebuah keluarga yang tinggal di Kampung Pojok, Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Garut.

Siapa sangka saat sepasang suami istri tersebut tengah mencari rezeki di luar, rumahnya hangus terbakar dilalap api.

Diketahui, pemilik rumah bernama Ade tengah bekerja di pabrik kayu dan istrinya pergi ke desa mengambil bansos berupa beras 10 kg.

Beruntung, buah hatinya saat itu dititipkan ke rumah neneknya, sehingga tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Akan tetapi, kebakaran yang terjadi pada Senin pagi, 14 Oktober 2024 lalu, telah membuat hunian satu-satunya yang dimiliki Ade hanya tinggal kerangka.

Baca Juga: Alat Bantu Antisipasi Kecelakaan di Lembang Malah Jadi Wahana Permainan dan Spot Foto oleh Wisatawan

Para tetangga yang mengetahui hal ini telah berusaha memadamkan api dan menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.

Namun, api cepat membesar karena rumah tersebut terbuat dari bilik bambu sehingga tak ada barang berharga yang bisa diselamatkan.

Saat diberi tahu oleh para tetangga, Ade dan istrinya langsung tancap gas untuk pulang.

Istri Ade sempat pingsan mengetahui rumahnya telah menjadi kerangka dan tak ada yang tersisa.

Sementara itu, Ade hanya bisa duduk terdiam dengan tatapan mata kosong seolah tak percaya dengan kebakaran yang menimpa rumahnya.

Dengan masih mengenakan baju kerja, Ade tampak jongkok di depan rumah tetangganya sembari melamun menyaksikan rumahnya yang telah rata dengan tanah.

Baca Juga: GPMH Desak Jaksa Agung Panggil Ulang Ratu Tatu soal Keterlibatan di Kasus Korupsi Wanita Emas

Para tetangganya berusaha menguatkan Ade, tapi ia tetap dengan tatapan kosong hingga akhirnya tak kuasa menahan air mata.

Warganet yang merekam kejadian ini, membuka donasi pada siapa pun untuk setidaknya membantu Ade dan keluarganya agar bisa kembali membangun rumah.

Karena video tersebut viral, menurut informasi banyak orang yang berkunjung ke lokasi kejadian untuk melihat secara langsung kondisi rumahnya.

Mereka akhirnya memberikan bantuan agar proses pembangunan rumah Ade berjalan lancar tanpa ada hambatan biaya.

Berkat kekuatan netizen, akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan desa setempat juga memberikan bantuan berupa barang-barang rumah tangga dan sembako.

Kini, Ade harus tetap bekerja untuk berusaha kembali mengumpulkan uang agar bisa membangun rumah untuk keluarganya, di tengah hatinya yang masih hancur.

Baca Juga: Deretan Gurita Bisnis Milik Sandra Dewi yang Mengaku Wanita Mandiri dan Tak Dinafkahi Suami

Sedangkan para tetangganya yang aktif di media sosial, masih tetap berusaha mengumpulkan donasi dari para dermawan.

Adapun, kebakaran yang menimpa rumah Ade diduga berasal dari korsleting listrik rumahnya.

Kebakaran itu juga sempat merambat ke rumah tetangganya, tapi api berhasil dipadamkan sehingga rumah tersebut hanya mengalami kerusakan ringan.

Diketahui, sepanjang tahun 2024, kebakaran yang terjadi di Desa Mulyajaya sudah terjadi sebanyak 4 kali.

Dan diduga disebabkan juga karena korsleting listrik rumah.

Untuk itu, jika meninggalkan rumah atau ketika barang elektronik tidak digunakan, sebaiknya colokan tersebut dicabut agar meminimalisir terjadinya korsleting listrik yang bisa menyebabkan kebakaran. ***