POJOKSATU.ID-Gubernur Jawa Timur khafifah Indar Parawansa memberikan perhatian dan juga apresiasi pada insan kepemudaan dan olahraga Jawa Timur lewat acara yang meriah.

Total ada sebanyak 3.000 orang yang meramaikan dan memeriahkan gelaran yang diisi dengan awarding dan juga pemberian bonus pada para atlet tersebut.

"Jawa Timur selama lima tahun terakhir ini mendapatkan begitu banyak penghargaan baik itu di bidang kepemudaan dan juga bidang olahraga. Capaian ini tak lain adalah berkat usaha dan kerja keras mereka baik di sektor kepemudaan maupun olah raga," kata Gubernur Khofifah, Kamis (21/12/2023).

Baca Juga: Mau Liburan? Rekomendasi Tempat Wisata di Batam Paling Populer, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Khofifah juga memberikan penghargaan untuk insan kepemudaan untuk tiga kategori, yaitu kategori pemuda penggiat, pemuda berlegacy, dan pembina pemuda berprestasi. Masing-masing kategori diberikan pada tiga orang penerima penghargaan.

Di bidang insan olahraga Khofifah juga memberikan penghargaan untuk tiga kategori yaitu penggiat olahraga, tokoh olahraga, dan cabor berprestasi.

"Gubernur juga memberikan Tali asih untuk sejumlah atlet berprestasi di ajang Popnas, Peparpenas, Asian Games dan Asian ParaGames," tuturnya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Rekomendasi Destinasi Wisata Paling Populer di Lampung untuk Liburan Bareng Keluarga

Adapun detailnya untuk atlet berprestasi di ajang POPNAS diberikan untuk 343 orang yang terdiri dari 65 Pelatih dan 278 Atlet dengan total tali asih sebesar Rp 2.714.800.000.

Kemudian untuk atlet berprestasi di ajang PEPARPENAS diberikan tali asih untuk 32 Orang yang terdiri dari 12 Pelatih dan 20 Atlet dengan total Rp 409.800.000.

Selanjutnya untuk atlet berprestasi di ajang Asian GAMES diberikan tali asih untuk total 62 Orang yang terdiri dari 14 Pelatih dan 48 Atlet dengan total tali asih sebesar Rp 1.213.700.000.

Baca Juga: Mau Kuliah Internasional Tanpa Tinggal di Luar Negeri? Ini 5 PTN di Indonesia yang Tawarkan Kelas Internasional dengan Double Degree

Terakhir untuk ajang Asian Paragame diberikan tali asih untuk 11 Orang yang terdiri dari  1 Pelatih dan 10 Atlet dengan total tali asih yang diberikan yaitu Rp 1.064.000.000.

"Terima kasih untuk atlet dan pelatih yang telah mengharumkan Jawa Timur dan Indonesia di kancah dunia. Terus kembangkan  prestasi kalian, dan menggaungkan nama Jatim dan Indonesia  ke kancah global," tegasnya.

Selain itu Khofifah juga memberikan penghargaan untuk sejumlah peserta peraih juara dalam kegiatan Gerak Jalan Perjuangan Mojosuro.

Baca Juga: Hidrogen Bahan Bakar Masa Depan Kereta Api Tanpa Emisi Gas Buang

Mulai dari kategori perorangan Putri perorangan Putra beregu pelajar kategori beregu umum beregu TNI Polri serta penghargaan untuk pemakai pakaian perjuangan Putra dan pemakai perjuangan Putri pakaian

Tidak hanya itu para juara di ajang event sepeda juang Mojokerto Surabaya juga mendapatkan penghargaan dari Gubernur Khofifah baik kategori perorangan juara 1, 2, 3 maupun kategori beregu juara 1, 2, 3.

"Bagi para penerima penghargaan, kami sampaikan terima kasih pula karena panjenengan semua yang turut menggaungkan semangat kami yaitu Jatim Seneng Gerak (Jatim Seger)," tuturnya.

Baca Juga: Telah Ditetapkan, Inilah Daftar Caleg DPRD Kabupaten Sumedang 2024 dari PPP

Pada kesempatan ini, Khofifah turut meluncurkan masterplan pembangunan Sirkuit Magetan.

Sirkuit yang akan dibangun di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan itu digadang akan menjadi Sport Tourism di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Magetan.

Peluncuran surkuit ini juga dihadiri oleh rider Indonesia asal Magetan Mario Suryo Aji yang tahun 2024 akan masuk tim Moto2GP.

"Dengan adanya sirkuit di Magetan ini diharapkan anak muda yang hobi dengan motor dapat menyalurkan hobinya dengan benar. Bandingkan dengan balapan liar, ketika sirkuit sudah disediakan maka hobi yang dimiliki oleh anak muda bisa disalurkan hingga menjadi prestasi," tegas Khofifah.

Baca Juga: Hati-Hati Kejahatan Quishing, Kode QR Palsu Bisa Kuras Rekening!

Dengan adanya sirkuit ini diharapkan juga bisa menjadi daerah tujuan wisata bagi penghobi motor di Jawa Timur maupun di Indonesia secara global.

"Dan yang penting adalah Kita akan membangun sirkuit dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar fasilitas sirkuit menurut FIA," tegasnya. ***