POJOKSULSEL, MAKASSAR - Semarak Merdeka Belajar dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dipusatkan di Lapangan Upacara Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Senin (8/5/2023).
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel KH Khaeroni didaulat menjadi ketua panitia penyelenggara bulan pendidikan di Sulsel.
Khaeroni dalam laporannya di hadapan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, gelaran bulan pendidikan tahun 2023, bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh stakeholder pendidikan di pemerintah daerah kabupaten kota dan provinsi dalam peningkatan indeks pendidikan di Sulsel.
"Menguatkan kembali filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara pada seluruh komponen pendidikan di Sulsel dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa melalui Merdeka Belajar," kata Khaeroni.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni juga melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan pada Semarak Merdeka Belajar di Sulsel tahun 2023, yang dilakukan dengan kolaborasi dan sinergitas pada pendidikan umum dan madrasah dimulai pada 1-30 Mei.
Pertama, upacara Peringatan Hardiknas 2 Mei di seluruh satuan pendidikan di lembaga pemerintah desa, kecamatan, kabupaten kota dan provinsi.
Kedua, kegiatan puncak Semarak Merdeka Belajar secara nasional dan Provinsi Sulsel dengan bulan pendidikan berupa kegiatan silaturahim pendidikan pada tanggal 30 Mei 2023.
Kegiatan rersebut dirangkaikan dengan Rakor Gerakan Percepatan Penangan Anak Tidak Sekolah serantak se-Sulsel, Rakor Pendidikan Keluarga se-Sulsel, Rakor Bunda PAUD kabulaten kota se-Sulsel, Gebyar PAUD se-Sulsel, apresiasi dan penghargaan pada bidang pendidikan se-Sulsel, dan khatam Alquran 99 kali semalam.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membacakan sambutan serentak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim.
"Mari kita ingat, bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar.
Transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama kita," kata Andi Sudirman.
Ia mengatakan, Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil selama tiga tahun terakhir. Sehingga, dapat merancang arah perjalanan pendidikan Indonesia ke depan untuk memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar.
"Layar yang sudah kita bentangkan jangan sampai terlipat lagi. Kita semua, para pendidik dan tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh penjuru Nusantara, adalah kapten dari kapal besar yang bernama Indonesia ini. Perjalanan harus kita lanjutkan, peıjuangan," ungkapnya.
(fadli/pojoksulsel)



