POJOKSATU.id, JOMBANG—KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 sesuai hasil musyawarah Majelis Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Sebelumnya, majelis ulama sepuh atau AHWA telah menunjuk KH Miftahul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa bakti 2026-2031. Gus Kikin merupakan cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari.

Gus Kikin terpilih melalui mekanisme AHWA setelah sebelumnya mendapat restu tertulis Rais Aam terpilih dan meraih suara tertinggi dari muktamirin yakni 472 suara, mengungguli empat kandidat lain dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU.

Baca Juga: Lima Kandidat Ketum PBNU Kantongi Restu Rais Aam, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai

Gus Kikin mengungguli KH Zulfa Mustofa (Kiai Zulfa) 262 suara, KH Abdussalam Sochib (Gus Salam) 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) 258 suara, dan KH Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin) 155 suara.

Keputusan terpilihnya Gus Kikin ini diumumkan langsung oleh anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, serta kiai sepuh anggota majelis lainnya.

"Setelah melakukan musyawarah dari lima calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031," kata Kiai Anwar, membacakan keputusan AHWA, di ruang sidang pleno Gedung Serba Guna Ponpes  Bahrul Ulum, Senin pagi.

Baca Juga: Akal Sehat

Rapat AHWA ini, kata dia dilakukan di Ndalem Kasepuhan secara tertutup pada pukul 06.20 WIB - 07.00 WIB.

Dimulai dengan pembacaan Ummul Quran dan ditutup dengan doa yang dipimpin KH Anwar Manshur.

Kiai Anwar juga menyebut, berita acara penetapan Gus Kikin menjadi Ketua Umum itu kemudian sudah ditandatangani oleh sembilan kiai anggota AHWA.

Para anggota AHWA tersebut adalah KH Nurul Huda Dazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya, KH Baharuddin HS, KH Miftakhul Akhyar yang juga Rais Aam terpilih, kemudian KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siradj dan KH Abun Bunyamin.***