POJOKSATU.id, JAKARTA—Putra bungsu Presiden pertama Soekarno, Guruh Soekarnoputra, sempat dirawat di RS Medistra Jakarta selama empat minggu.
Guruh juga sempat mengalami kejang sebelum kritis atau tak sadarkan diri. Pihak keluarga melalui keponakannya, Didi Mahardika, menyampaikan kesehatan Guruh menurun sejak satu tahun terakhir.
Sebelum tutup usia pada usia 73 tahun di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Guruh sempat tidak sadarkan diri dan mengalami kejang.
Keluarga meminta agar detail diagnosis atau jenis penyakit almarhum tidak disebarluaskan ke publik.
Baca Juga: Guruh Soekarno Putra Dimakamkan di Samping Makam Ibunya Fatmawati di TPU Karet Bivak
"Om Guruh Soekarno Putra saat ini sedang di rawat di ICU dan sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Bahkan beliau sudah sempat tiga kali kejang," ujar Didi Mahardika kepada awak media Kamis 24 September 2026.
Sebelum dirawat di RS Siloam Semanggi, Guruh diketahui sempat menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta selama sekitar empat minggu. Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian kembali menurun.
"Beliau juga sudah sempat dirawat di RS Medistra Jakarta selama empat minggu dan sempat membaik namun saat ini kondisinya kembali memburuk," lanjut Didi.
Baca Juga: Profil Guruh Soekarno Putra, Menikah dengan Penari Uzbekistan dan Tak Punya Keturunan
Didi mengatakan kondisi kesehatan Guruh memang telah menurun sejak sekitar satu tahun terakhir. Namun, pihak keluarga memilih untuk tidak mengungkapkan penyakit yang diderita Guruh kepada publik.
"Namun demikian beliau memang sudah setahun belakangan ini kondisinya tidak sehat dan sebelum dirawat sekarang," tutur Didi.
"Kalau itu (penyakit Guruh) sejauh ini ada permintaan dari pihak keluarga untuk tidak menyampaikan kepada masyarakat dahulu," tutupnya.***




