POJOKSATU.id - Warga sekitar lokasi kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengungkapkan betapa mengerikan kejadian itu, Selasa, 9 Desember 2025.
Salah satu warga sekitar, June, mengungkapkan kejadian itu di akun X @anyhamham. Dia mengatakan, warga melihat banyak orang kejebak, dan mereka menyaksikan petugas hilir mudik membawa kantong jenazah.
"Innalillahi, ruko drone depan rumah aku kebakaran. banyak banget orang yang kejebak tadi, sudah padam. Tapi sedih banget kantong jenazah terus datang, sampai saat ini korban meninggal yang dibawa udah 8 orang dan katanya masih banyak lagi di dalam," tulisnya pada awal Tweet-nya.
Baca Juga: Mengupas Gedung Terra Drone Kemayoran, Pusat Operasional Drone yang Berujung Tragedi Kebakaran Maut
Dan, dia mengatakan warga baru sadar kebakaran itu besar saat melihat para korban teriak dari dalam gedung dan minta diselamatkan dengan melambaikan tangan.
"Yang bikin sedih adalah warga sekitar baru sadar terjadi kebakaran karena sebagian korban teriak sm melambai minta tolong dari balkon, ternyata apinya udah gede di bawah," sambungnya.
Bahkan, untuk menyelamatkan diri, ada beberapa orang yang nekat melompat sampai mengalami cedera. "Ada yang lompat ke gedung sebelah sampai patah tulang," ungkapnya.
Baca Juga: Momen Pegawai Memanjat Tangga Tipis Selamatkan Diri, Kebakaran Terra Drone Renggut 22 Nyawa
Dia juga mengunggah foto daftar korban kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih, dan berharap keluarga yang memiliki kerabat bekerja di Gedung Terra Drone untuk bisa mencek ke rumah sakit.
"Jika memiliki kerabat/keluarga yang kerja di sana bisa cek ke Rumah Sakit Polri untuk korban meninggal dan Posko PKS untuk korban selamat," sarannya.
Dari Tweet-nya, dia menyebutkan ada 22 korban meninggal dunia dari daftar nama-nama korban. Dan, diduga ada 50-an karyawan di gedung itu.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, menyebutkan sementara korban 20 orang meninggal dunia.
"Saat ini korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 20 orang, lima orang laki-laki dan 15 perempuan," ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Landa Ruko Perkantoran di Cempaka Baru, Jakarta Pusat: 20 Korban Dikabarkan Meninggal
Saat ini, petugas Damkar sudah menyisir lantai 4 dan 5 serta 6 yang kebakaran.
"Lantai 4, 5 sudah disisir, saat ini berat di lantai 6. Dan memang kondisi menuju ke lantai 6, menurut keterangan dari teman-teman Damkar itu cukup berat," ujarnya.
Kebakaran diduga berawal dari sebuah baterai yang ada di lantai 1 gedung tersebut.
Menurut Kombes Susatyo, sekira pukul 12.30 WIB, memang ada baterai di lantai 1 yang terbakar. Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan.
Kemudian ternyata baterai terbakar ini tidak padam sepenuhnya sehingga menyebar ke lokasi lain. Lantai 1 ini adalah salah satu gudang dari gedung Terra Drone sehingga memudahkan api menjalar.
Baca Juga: Tragedi Mencekam Kemayoran Diperkirakan 20 Nyawa Melayang dalam Sekejap di Gedung Terra Drone
Saat kebakaran terjadi, karyawan Gedung Terra Drone sedang istirahat makan siang. Sebagian pekerja lainnya berada di luar gedung, sedangkan sebagian lainnya naik ke lantai dua hingga enam untuk beristirahat. ***



