POJOKSATU.id, BANDUNG-- Peristiwa bunuh diri petarung MMA, Rahul Pinem, ternyata sempat ditangani petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung.

Kesaksian petugas Diskar PB Kota Bandung, mereka mencoba melakukan mediasi dengan menghubungi teman wanita Rahul Pinem. Petugas juga berusaha memasang kasur di bawah.

Namun upaya petugas di TKP tak berhasil dan Rahul tetap nekat melompat dari lantai atas apartemen atau hotel di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (1/6).

Peristiwa bunuh diri Rahul ini sempat terekam dalam sebuah video dan sempat ditangani Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung.

Baca Juga: Rahul Pinem Petarung MMA Dimakamkan di Tanah Karo Sumut, Papan Bunga Berdatangan

Kasi Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung Jhon Erwin, Senin (3/6/2024) menyebutkan, sebelum melakukan aksinya, korban Rahul Pinem sudah mengalami pendarahan.

Erwin menuturkan petugas Diskar PB pada awalnya menerima laporan dari manajer apartemen bahwa korban yang berlumuran darah mencoba melakukan aksi bunuh diri.

Petugas pun langsung menuju lokasi untuk melakukan mediasi dan evakuasi.

Setelah berada di lokasi, petugas Diskar berusaha melakukan mediasai dengan korban.

Baca Juga: Kronologi Rahul Pinem Petarung MMA Diduga Bunuh Diri Lompat dari Hotel di Bandung

Bahkan petugas sempat menghubungi teman wanita korban dan meminta agar korban membatalkan aksinya. Namun, mediasi dengan Rahul Pinem tidak berhasil dilaksanakan.

Selanjutnya, petugas Diskar PB lainnya juga mencoba memasang kasur di lantai bawah untuk mengantisipasi korban terjatuh parah.

Namun posisi kasur tidak terlalu lebar, dan pada saat melompat ke bawah, Rahul seperti terekam dalam video, melompat dengan kuat dan seperti menghindari kasur.

Baca Juga: Beredar Video Rahul Pinem Petarung MMA Diduga Bunuh Diri Lompat dari Hotel di Bandung

Menurut Erwin, korban Rahul Pinem sudah mengalami pendarahan berat sebelum melompat. Dan akhirnya melompat dan terjatuh di area lapangan basket.

Dari foto yang beredar terlihat tubuh Rahul Pinem agak menjauh dari kasur yang diletakkan petugas. Tubuh Rahul agak ke tengah lapangan basket, sementara kasur di pinggir lapangan basket.

Petugas dari kepolisian pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Sartika Asih.

Menurut Erwin, penanganan mereka selama 4 jam 57 menit atau hampir 5 jam terkait kasus bunuh diri Rahul Pinem di hotel atau apartemen di Bandung ini.***