POJOKSATU.ID - Estafet kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri Kalimantan Timur (Kadin Kaltim) resmi berganti.
Putri Amanda Nurrahmadhani dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Kaltim masa bakti 2025–2030.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, pada Senin (2/3/2026).
Baca Juga: Hadir di Soft Launching Garuda TV, Erwan Dorong Media Jadi Ruang Belajar dan Riset Daerah
Putri Amanda diketahui merupakan keponakan dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Agenda pelantikan dirangkai dengan pengukuhan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus lengkap Kadin Kaltim periode 2025–2030.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan Rapimprov Kadin Kaltim 2026.
Baca Juga: Maret 2026 THR ASN Cair Dua Kali, Berikut Daftar Daerah yang Sudah Terima
Awalnya, pelantikan dijadwalkan berlangsung di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.
Namun berdasarkan surat resmi Kadin Kaltim Nomor 025/KU/III/2026/A1 tertanggal 1 Maret 2026, lokasi kegiatan dipindahkan ke Gedung MFH Kemenko III di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Surat tersebut ditujukan kepada jajaran Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, Anggota Kehormatan, Dewan Pengurus lengkap, Ketua Kadin kabupaten/kota se-Kaltim, hingga ketua asosiasi dan himpunan anggota luar biasa tingkat provinsi.
Baca Juga: HEBOH Bupati Pekalongan Terkena OTT! Momen Kejutan Saat KPK Datang Mendadak Bikin Publik Heboh
Meski terjadi perubahan lokasi, jadwal dan waktu pelaksanaan dipastikan tetap sesuai agenda.
Dalam sambutannya, Anindya Novyan Bakrie menilai Kalimantan Timur memiliki potensi besar, baik dari sisi luas wilayah maupun jumlah pelaku usaha.
Menurutnya, kehadiran IKN menjadi peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh dunia usaha daerah.
“Kami melihat IKN sebagai momentum penting. Kadin Kaltim diharapkan mampu menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya, dikutip dari instagram @kaltimtoday.co.
Pemilihan lokasi pelantikan di kawasan IKN dinilai memiliki makna simbolis.
Hal itu mencerminkan komitmen Kadin Kaltim untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan serta penguatan ekosistem usaha di ibu kota baru Indonesia.
Dengan kepengurusan baru periode 2025–2030, Kadin Kaltim diharapkan mampu memperkuat konsolidasi pengusaha daerah.
Selain itu, organisasi ini juga dituntut mengambil peran strategis dalam dinamika ekonomi yang terus berkembang seiring percepatan pembangunan IKN.
Baca Juga: Dituduh Punya Ilmu Santet Gara-Gara Mimpi Saat Sakit, Rumah Kakek 80 Tahun di Pasuruan Dirusak Massa
Momentum ini sekaligus menjadi tantangan bagi Putri Amanda untuk membawa Kadin Kaltim lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing dalam menghadapi transformasi ekonomi nasional.***




