POJOKSATU.id, BOGOR – Pengurus DPD PSI yang juga Wakil Ketua Bapilu PSI Jabar dibegal di Vila Nusa Indah 5, Gunungputri, Bogor. Kefas Hervin Devananda alias Romo Kevas kena 10 kali sabetan.
Dalam pengakuannya, pembegalan ini terjadi ketika dia tengah dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Kota Bogor usai mengadakan kegiatan di Bekasi Selatan.
Dalam kejadian itu, Romo Kevas mengalami 10 luka akibat sabetan celurit.
Saat itu dia menggunakan motor, melaju melalui Jati Asih dan masuk wilayah Vila Nusa Indah 5 Gunungputri, Bogor.
Ketika masuk ke Vila Nusa Indah atau di sekitar lokasi kejadian, dia berkendara dengan kecepatan 60 Km/jam sampai 80 km/jam.
Tiba tiba dari arah kanan dia muncul sepeda motor yang dia lihat dikendarai seorang anak muda menggunakan topi.
“Tiba-tiba dia pepet saya, dia cabut kunci motor saya,” kata Romo Kevas.
Lalu lengan kanannya langsung dicelurit oleh pelaku dan memintanya turun dari motor.
"Dia langsung bilang, 'turun luh'. Itu langsung celurit besar itu dilayangkan ke saya, kena lengan saya. Dia bilang itu, setelah cabut kunci motor saya. Motor saya kan mati mesin. Terus saya sempet bilang, 'ee ada apa ini',” katanya.
“Tapi yang pelaku di kiri saya sabetin lagi celurit ke helm saya, terus ada dari belakang seperti pukulin saya juga," kata pria yang mengaku sebagai pendeta ini.
Romo Kevas yang dalam posisi duduk di motor kemudian ditendang hingga tersungkur.
Para pelaku kemudian membawa kabur motor matic milik Romo Kevas.
"Setelah dicek sama dokter di Puskesmas, ada luka di lengan saya dijahit 10 jahitan, lalu di punggung saya itu ada 9 lubang, cuma yang 8 lubang hanya terbuka sedikit jadi diobati saja, cuma ada satu lubang ukurannya cukup dalam kemudian dijahit 2 jahitan," kata Romo Kevas, Minggu (12/3/2023). (ikror/pojoksatu)




