POJOKSATU.id - Punya pengalaman memimpin kegiatan, aktif di komunitas, atau sedang mengembangkan proyek inovasi?

Ada kesempatan menarik bagi pemuda Indonesia yang ingin memperluas pengalaman hingga ke tingkat internasional.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) membuka kesempatan mengikuti Indonesian Young Leaders Capacity Building Program (IYLCBP) 2026 yang akan berlangsung di Guangxi, Tiongkok, pada 15-22 November 2026.

Program ini menjadi bagian dari kerja sama kepemudaan Indonesia dan Tiongkok melalui kolaborasi dengan All-China Youth Federation (ACYF).

Baca Juga: Beasiswa Keolahragaan LPDP dan Kemenpora 2026 Masih Ada Waktu, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Nantinya, Kemenpora akan menominasikan 30 pemuda Indonesia untuk mengikuti proses seleksi bersama ACYF.

Yang menarik, kesempatan ini tidak hanya ditujukan untuk peserta yang memiliki pengalaman organisasi.

Pemuda dengan latar belakang inovasi dan kewirausahaan, ekonomi digital, kecerdasan buatan atau AI, jurnalistik, editor, hingga konten kreator online juga mendapat ruang untuk ikut bersaing.

Peserta yang dicari berusia 24-40 tahun, aktif dalam kegiatan kepemudaan, mempunyai pengalaman kepemimpinan, serta memiliki kemampuan komunikasi.

Baca Juga: Kemenpora Buka Pendaftaran TPON, Kesempatan Jadi Penggerak Olahraga Nasional untuk Semua

Bukan Sekadar Jalan-jalan ke Tiongkok
IYLCBP 2026 dirancang sebagai ruang belajar sekaligus bertukar pengalaman.

Selama mengikuti program, peserta akan bertemu dengan pemuda dari berbagai latar belakang dan berkesempatan membangun jejaring baru.

Pengembangan kapasitas menjadi salah satu fokus utama.

Beberapa bidang yang mendapat perhatian antara lain ekonomi digital, inovasi, serta kewirausahaan pemuda.

Baca Juga: Kemdiktisaintek dan Kemenpora Sinkronkan Beasiswa Atlet, Brian Yuliarto Sebut Jangan Sampai Akademik dan Olahraga Timpang

Dari proses tersebut, peserta diharapkan tidak berhenti pada pengalaman yang diperoleh selama berada di Tiongkok.

Pengetahuan dan gagasan yang didapat justru diharapkan bisa dibawa pulang dan dikembangkan di Indonesia.

Ada pula dorongan agar peserta menerapkan hasil pembelajaran melalui kegiatan atau inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peserta Wajib Siapkan Gagasan
Kesempatan mengikuti program internasional ini juga dibarengi tanggung jawab.

Baca Juga: Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga Kemenpora Diserbu Peminat, Ini Syarat Pendaftar, Tahap dan Jadwal Lengkapnya

Peserta nantinya diwajibkan menyusun proposal kegiatan atau inovasi sebagai bentuk penerapan pengetahuan yang diperoleh selama program.

Dengan begitu, pengalaman mengikuti IYLCBP 2026 tidak berhenti sebagai catatan perjalanan pribadi.

Gagasan yang muncul selama program diharapkan bisa berkembang menjadi kegiatan nyata, baik dalam bidang kepemudaan maupun sektor lain yang relevan.

Kemenpora juga akan berperan dalam memonitor perkembangan inovasi tersebut sekaligus memfasilitasi pengembangan di bidang kepemudaan.

Mempertemukan Banyak Perspektif
Keragaman peserta menjadi bagian penting dalam program ini.

Baca Juga: LPDP–Kemenpora Buka Beasiswa Keolahragaan 2026, Dibiayai Penuh hingga Doktor

Keterlibatan pemuda dari unsur pemerintahan, kewirausahaan, inovasi, media, hingga sektor digital diharapkan dapat mempertemukan berbagai pengalaman.

Dari sana, pertukaran pengetahuan tidak hanya berlangsung satu arah.

Peserta Indonesia juga dapat mengenal perspektif pemuda dari Tiongkok sekaligus membangun hubungan yang berpotensi berlanjut setelah program selesai.

Jejaring tersebut diharapkan menjadi modal untuk menciptakan kolaborasi baru, baik dalam bidang kepemudaan maupun sektor lainnya.

IYLCBP 2026 diarahkan bukan sekadar memberikan pengalaman internasional kepada 30 pemuda terpilih.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Kemenpora Deputi Pengembangan Industri Olahraga, Dibuka hingga 17 Februari 2026

Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, membuka wawasan global, dan mendorong lahirnya gagasan yang bisa diterapkan setelah peserta kembali ke Indonesia.***