POJOKSATU.ID - Perjalanan mudik yang melelahkan menuju kampung halaman pada Lebaran 1447 H kali ini akan terasa sedikit lebih ringan.
Kementerian Agama baru saja memulai Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI), sebuah inisiatif ambisius yang menyulap 6.859 masjid di seluruh penjuru negeri menjadi titik singgah (rest area) yang ramah bagi pemudik.
Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii, saat acara pelepasan tim ekspedisi (11/3), menyampaikan pesan penting masjid harus menjadi tempat yang melayani.
Visi ini diwujudkan dengan memastikan masjid-masjid di sepanjang jalur mudik menyediakan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan oleh mereka yang menempuh perjalanan jauh.
Baca Juga: Ini Layanan yang Disiapkan Kemenag Layani Pemudik Lebaran Dengan Titik 6.859 Masjid
Apa yang bisa didapatkan pemudik?
Bayangkan Anda sedang kelelahan setelah berjam-jam berkendara. Di masjid-masjid yang tergabung dalam program EMI, Anda tidak hanya bisa menunaikan salat dengan tenang, tetapi juga bisa:
Mengisi daya ponsel yang kehabisan baterai.
Beristirahat di area yang layak dan bersih.
Mendapatkan air minum dan makanan kecil secara cuma-cuma.
Mengakses layanan kesehatan jika merasa kurang fit.
Dengan pengawalan informasi dari Radio Elshinta, para pemudik kini lebih mudah menemukan titik-titik masjid ini.
Inisiatif ini membuktikan bahwa masjid adalah oase yang selalu terbuka 24 jam untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi siapa saja yang sedang dalam perjalanan menuju keluarga tercinta.***




