POJOKSATU.ID – Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan belakangan ini kian menarik perhatian publik.

Seperti diketahui, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Diterpa oleh rasa duka tersebut, pihak keluarga diplomat muda turut membeberkan sosok almarhum semasa hidup.

Baca Juga: Bupati Mandailing Natal Kirim Surat ke Seluruh Ayah Agar Mengantar Anak ke Sekolah Senin Nanti

Yang mana, Arya Daru Pangayunan dikenal keluarga besar sangat ceria dan antusias terhadap kehangatan keluarga.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id langung dari portal media jawapos.com pada Sabtu (12/7/2025).

Dalam artikelnya, ungkapan itu disampaikan oleh Meta Bagus yang dikenal sebagai kakak ipar korban.

Baca Juga: Diburu Korban, Wanita Pelaku Arisan dan Investasi Bodong di Cirebon Akhirnya Ditangkap di Semarang

“Daru ini anaknya tenang, tapi kalau sudah diajak ngobrol bisa cerita terus, rasa ingin tahunya tinggi. Itu yang paling saya kangenin,” terangnya.

Meta juga menambahkan bahwa Arya belum lama ini tengah mempersiapkan diri untuk mengemban tugas baru di Helsinki, Finlandia.

Namun, hal tersebut justru tidak terealisasi lantaran dirinya lebih dahulu dikabarkan meninggal dunia.

Baca Juga: Tak Hanya Kepala, Kondisi Mayat Diduga Pegawai Kemendagri di Ciliwung Juga Ditemukan Tanpa Kelamin

“Sebenarnya almarhum sudah siap berangkat tanggal 29 Juli, tetapi Allah berkehendak lain,” terang kakak ipar Arya.

Tidak heran, tanggapan orang terdekat diplomat muda tersebut ramai disorot publik lantaran kematiannya menimbulkan tanda tanya besar.

Seperti diketahui sebelumnya, inisiden tragis ini mencuat usai jasad korban ditemukan oleh penjaga kos-kosan pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 WIB.

Baca Juga: Kata Teman Korban soal Arya Daru Pangayunan Ditemukan Tewas Terlilit Lakban: Dikenal Tak Punya Musuh

Temuan tersebut tidak lain berasal dari kekhawatiran istri Arya yang berulang kali menghubungi sang suami, namun tidak ada balasan.

Oleh karena itu, Meta sontak menghubungi penjaga kos untuk meminta tolong melihat keberadaan suaminya.

Mengetahui hal tersebut, penjaga kos langsung bergegas ke kamar Arya tidak lama setelah dihubungi oleh istri korban.

Baca Juga: Honda Daya Jayadi Racing Bidik Podium di Putaran Kedua Motoprix 2025 Boyolali

Namun, penjaga kos yang ditugaskan melihat keberadaan diplomat muda itu justru dikejutkan usai melihat isi kamar.

Yang mana, dirinya menemukan Arya dalam keadaan tragis lantaran kepalanya terlilit oleh sejumlah lakban.

Diketahui, temuan jasad diplomat muda itu turut ditanggapi oleh Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Korban Longsor Megamendung?

Rezha menuturkan bahwa untuk saat ini penyebab kematian korban masih jauh dari tindak pidana penganiayaan.

Sebab, tidak ditemukannya bentuk-bentuk kekerasan fisik usai pihaknya melakukan olah TKP di kamar kos korban.

“Kalau visum luarnya sih tidak ada tanda-tanda kekerasan,” terang Kapolsek Metro Menteng dalam laporan.

Baca Juga: Kronologi Ditemukannya Mayat Tanpa Kepala di Ciliwung, Diduga Pegawai Kemendagri

Kendati demikian, Rezha menyebutkan bahwa kasus temuan jasad Arya masih terus didalami lebih lanjut. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov