POJOKSATU.id, JAKARTA-- Keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain disebut pada prinsipnya tak merestui anaknya yang seorang Akpol menikah dengan Shintia Indah Permatasari yang lulusan D3 IPB.
Sebagai lulusan D3 Institut Pertanian Bogor (IPB), Shintia Indah Permatasari termasuk pintar karena bisa kuliah di salah satu kampus favorit di Pulau Jawa itu.
Shintia Indah Permatasari disebut bunuh diri karena pihak keluarga calon suami diduga mempersulit proses menuju pernikahan Shintia dengan Hadi.
Seperti yang diketahui, Shintia Indah Permatasari meninggal dunia usai bunuh diri di sebuah penginapan di Purus Kota Padang.
Namun, usai tidak terungkap alasan Shintia Indah Permatasari tewas bunuh diri, keluarga Shintia akhirnya angkat suara soal Hadi Zulkarnain.
Shintia Indah Permatasari adalah alumni dari IPB yang sudah melakukan sesi foto prewedding dengan calon suaminya Hadi Zulkarnain.
Terkuak bahwa Shintia Indah Permatasari merasa sudah menyerah dengan pernikahannya karena dipersulit oleh keluarga Hadi Zulkarnain.
Pasalnya, Shintia Indah Permatasari di hotel di Padang tersebut untuk bertemu dengan WO, namun ternyata ada hal yang membuatnya menyerah.
Keluarga dari Hadi Zulkarnain tampak tidak merestui anaknya seorang Akpol hidup bersama dengan Shintia Indah Permatasari yang hanya lulusan D3 IPB.
Salah satu MUA dari Shintia bahkan mengungkapkan cerita yang diceritakan oleh korban.
"Padahal baru selesai prewed di tanggal 7 November 2023, alasannya di hotel tersebut karena besoknya ada meeting dengan pihak WO, namun, entah kejadiaan apa yang membuat Shintia memutuskan mengakhiri hidupnya," tulis akun TikTok @mm***.
Keluarga Hadi Zulkarnain Buka Suara
Keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain membantah persoalan mahar Rp 500 juta yang menyebabkan Shintia Indah Permatasari bunuh diri.
Dari Rp 500 juta uang mahar yang disepakati kedua belah pihak, ternyata Rp 300 juta disediakan pihak keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain.
Bahkan calon suami Shintia, Hadi, telah mentransfer uang ke Shintia dengan total sebesar Rp 200 juta untuk biaya-biaya persiapan pernikahan.
Baca Juga: Kisah Dibalik Lagu Child Mark Lee NCT, Masa Remaja dengan Sisi Pembangkang dan Kekanakan
Uang Rp 200 juta ini untuk biaya pernikahan Hadi membantu keluarga Shintia, seperti untuk pakaian atau cetak undangan.
“Hadi sudah transfer ke Shintia. Ini bukti transfer ada. Ini untuk membantu. Karena Shintia meminta. Karena keluarganya tidak men-support,” kata Tante Hadi.
Terkait uang jemputan Rp 500 juta, keluarga Hadi Zulkarnain juga memberikan penjelasan. Menurutnya, uang jemputan ini hasil negosiasi bersama antara kedua belah pihak.
“Mengenai uang jemputan, hasil nego kita bersama. Dan hasil kesimpulan bersama itu sebesar Rp 500 juta itu memang finalnya segitu,” ujarnya dilansir Kumparan.
Rice mengungkapkan, uang jemputan pernikahan Rp 500 juta tersebut tidak sepenuhnya dibebani ke keluarga Shintia. Dimana keluarga Hadi Zulkarnain juga turut membantu.
“Kami selaku pihak keluarga sudah banyak memberikan bantuan ke keluarga perempuan. Lagian uang jemputan ini juga untuk mereka nanti. Dari uang jemputan Rp 500 juta ini, disepakati Rp 300 juta dari pihak kami membantu keluarga Shintia,” tegasnya.
“Kemudian, kami minta Rp 200 juta ke pihak keluarga Shintia, mereka menyanggupi. Sudah banyak toleransi. Rp 300 juta dari kami, nanti disebutkan Rp 500 juta diberikan oleh pihak keluarga Shintia, padahal Rp 300 juta dari kami,” katanya lagi.***




