POJOKSATU.id, LARANTUKA – Agustinus Sogen dan Wilin Hewen tak menyangka buah hatinya akan menjadi korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kedua orang tua yang berasal dari NTT ini harus menerima putrinya yang baru berusia 30 tahun yang bernama Rosalia Rerek Sogen dibunuh gerombolan KKB di Distrik Anggruk, Yahukimo.

Guru SD di YPK Anggruk ini tewas dibunuh KKB pada serangan dan pembakaran yang dilakukan pada Jumat (21/3) sekitar pukul 16.00 WIT.

Keluarga guru Rosalia pun meminta pemerintah untuk memulangkan jenazah putrinya yang baru 3 tahun bertugas di Papua Pegunungan ini.

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Tegaskan Guru yang Meninggal di Yahukimo Satu Orang, 6 Lainnya Selamat

Rosalia merupakan wanita kelahiran 26 Januari 1995 di Desa Persiapan Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia mendedikasikan diri sebagai guru di pedalaman Papua sejak tahun 2022 silam atau sejak 3 tahun lalu.

Kakak kandung korban, Emanuel Suban Sogen (32) menyebut keluarga sudah berfirasat buruk sejak beberapa hari ini apalagi saat muncul pemberitaan tentang kejadian di Distrik Anggruk.

Dimana lokasi itu merupakan tempat adiknya merantau. Emanuel juga sudah beberapa kali menghubungi nomor telepon seluler Rosalia usai kejadian Jumat lalu, namun tak pernah diangkat.

Baca Juga: Sesalkan Citra Tanah Kelahirannya Tercoreng Gegara Insiden Hilangnya Daging Rendang 200 Kg, Ustaz Felix Siauw : Aku Yakin Orang Palembang Baik

Informasi lebih akurat mereka peroleh dari pihak Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) tempat adik mereka mengajar.

Begitu juga dari beberapa perantau asal Flores Timur di Papua Pegunungan. Dan ternyata kabar duka cita itu benar menimpa keluarga mereka.

"Kami coba bangun komunikasi dengan orang-orang yang ada di sana. Firasat sudah tidak tenang, ternyata kabar itu benar," ujarnya, Minggu (23/3/2025) di rumah duka seperti dilansir dari Pos Kupang.

Keluarga korban berharap jenazah Rosalia Rerek Sogen bisa dipulangkan segera dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Persiapan Bantala Flores Timur.

Baca Juga: Jubir KKB Lansir Foto Akui Bunuh 6 Guru dan Tenaga Medis di Yahukimo, Ini Pernyataannya

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan satu orang guru meninggal akibat ulah KKB di Distrik Anggruk, Yahukimo.

Guru yang meninggal ini bernama Rosalia Rerek Sogen. Sementara guru dan tenaga medis lainnya mengalami luka-luka antara lain Videlis Lena, Tari More, Paskalia Liman, Kosmas Paga, Irma Nenobahan, dan Vantiana Kambu.

Perumahan SD YPK di Distrik Anggruk dibakar oleh KKB pada Jumat sore (21/3).

Kombes Yusuf menegaskan para korban telah dievakuasi ke Jayapura dari Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

Setibanya di Kota Jayapura, ketujuh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Marthen Indey untuk mendapatkan penanganan medis.***