POJOKSATU.ID, NAMA Luhut Binsar Pandjaitan tidak terlihat di dalam deretan menteri Kabinet Merah Putih.

Dikira sudah purna tugas di kementerian, ternyata Luhut Binsar Pandjaitan dilantik sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) ini dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/10/2024), di Istana Negara, Jakarta.

Baca Juga: Tuntut BEBASKAN Ibu Supriyani, Diduga Jadi Korban KRIMINALISASI GURU, Konawe Gelar Aksi MOGOK BELAJAR

Di Istana Negara Luhut menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta bantuannya untuk meningkatkan tata kelola ekonomi Indonesia berbasis digital.

Tentunya, pelantikan Luhut ini menjadi kejutan. Sebab nama Luhut tidak diumumkan saat pengumuman anggota kabinet Prabowo pada Ahad malam, 20 Oktober 2024.

Prabowo hanya mengumumkan 53 nama komposisi kabinetnya, yang terdiri atas 48 menteri dan lima pejabat badan nonkoordinasi menteri koordinator.

Baca Juga: Sedih Putri Kecilnya Dibully Netizen, Kaesang Pangarep Menangis: Tidak Seharusnya Bayi Dicemooh

Luhut juga tak dipanggil Prabowo ke kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin pekan lalu. Ia juga tidak ikut pembekalan calon anggota kabinet Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dua hari berikutnya.

Meski begitu, keputusan Prabowo untuk menunjuk Luhut sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional bukanlah pembahasan yang baru. Luhut mengaku pernah ditawari oleh Prabowo untuk membantunya di pemerintah.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra itu saat gala dinner AKABRI angkatan 67/70 di Gedung Sopo Del Tower, Jakarta Selatan pada 21 Juli lalu.

Baca Juga: Soemantri Brodjonegoro Meninggal Muda Saat Mendikbud, Anaknya Kini Dua Orang Jadi Menteri

Luhut menjelaskan, sebagai seorang prajurit, dia selalu siap untuk menerima seluruh panggilan tugas yang datang.

Menurut Luhut, tugasnya sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional bukan sekadar posisi, melainkan sebuah panggilan untuk mengabdi kepada negara dan memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Menurut Luhut, Dewan Ekonomi Nasional ini akan bertugas untuk memberikan saran dan rekomendasi agar program-program prioritas di bidang ekonomi bisa tercapai dengan baik, terlebih Presiden Prabowo ingin adanya percepatan dalam koordinasi dan implementasinya.

Baca Juga: Minta Maaf usai Dihujat Gegara Dinilai Mistreatment Terhadap Wonwoo SEVENTEEN, Putri Tanjung : Ini Pelajaran bagi Kami

Melalui akun instagramnya @luhut.pandjaitan ia menuliskan jika tantangan perekonomian di Indonesia berupa ketahanan pangan, transisi energi, perkembangan teknologi sampai perubahan iklim.

"Ke depan, tantangan perekonomian yang dihadapi Indonesia tidaklah ringan. Ketahanan pangan, transisi energi, perkembangan teknologi termasuk AI, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik yang kian kompleks ada di depan mata. Dewan Ekonomi Nasional yang dibentuk Presiden Prabowo sebagai economic think thank yang akan di isi oleh para pakar ekonomi." tulisnya, Senin (21/10/2024).

Baca Juga: Tri Adhianto: Dana Rp100 Juta per RW, Langkah Nyata Bangun Infrastruktur dan Dorong Ekonomi Warga

Diakhir unggahan tersebut Luhut juga menuliskan ucapan terimakasih kepada Presiden Prabowo terhadap jabatan baru yang diembannya.

"Terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan dan mandat yang diberikan. Dengan semangat kebersamaan yang selalu menjadi kekuatan bangsa kita, saya yakin kita bisa mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik, lebih sejahtera, dan berkelanjutan." ***