POJOKSATU.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.
Kerja sama ini berfokus pada peningkatan inovasi teknologi di sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan nasional.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan peran penting perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi dan inovasi pertanian.
“Perguruan tinggi berperan besar dalam kemajuan bangsa. Melalui kolaborasi ini, kita dapat mempercepat tercapainya target swasembada pangan yang diharapkan Presiden,” ujar Mentan Amran dalam Forum Diskusi Rektor dengan Mentan dan Mendikti Saintek di Kantor Pusat Kementan, Jakarta.
Kolaborasi antara Kementan dan Kemendikti Saintek mencakup berbagai inisiatif, seperti penelitian bersama, pelatihan teknologi terbaru bagi petani, serta pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi pangan.
“Teknologi pertanian adalah masa depan kita. Kita butuh teknologi baru dari perguruan tinggi. Jangan kita bergantung pada negara lain. Untuk itu, aku ingin orang-orang terbaik, dosen terbaik, untuk bantu melakukan riset tentang air, benih, alat mesin pertanian,” tambah Amran, dikutip pojoksatu.id laman Kementan, Senin (2/11/2024).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi lintas kementerian ini.
Menurutnya, kolaborasi antarsektor ini adalah langkah penting dalam pemanfaatan teknologi inovasi untuk mendukung sektor pertanian.
“Ini hal bersejarah, kita menjalankan amanat Presiden untuk kolaborasi antarsektor. Perguruan tinggi dilibatkan terkait pemanfaatan perkembangan teknologi inovasi bidang pertanian,” jelas Satryo.
Satryo juga mendorong dosen, ahli, dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam mendukung program strategis Kementan demi menjaga ketahanan pangan.
Baca Juga: Mentan Amran dan KASAL Kolaborasi Tanam Padi di Lampung, Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional
“Kami di Dikti Saintek beri keleluasan ke dosen dan mahasiswa di program swasembada pangan untuk kemajuan pertanian di Indonesia sekaligus meningkatkan keahlian mereka. Peneliti hasilkan inovasi baru, mahasiswa pertanian didorong ikut petani milenial,” paparnya.
Mentan Amran juga menyampaikan pentingnya transformasi dari pertanian tradisional menuju pertanian modern untuk mewujudkan program swasembada pangan di Indonesia.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan: Satgas TMMD Kodim 0620/Kab Cirebon Turun Langsung ke Sawah
“Kita sinkronkan sumber daya alam, generasi muda, dan teknologi. Aku yakin Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tutupnya. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




