POJOKSATU.ID, TANGGERANG - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan kasus kebocoran gas amonia yang terjadi di pabrik es, yang berada di Kawasan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat sekitar untuk dimintai keterangan.

"Saat ini kami sudah kumpulkan saksi-saksi yang ada, dan mendata para korban untuk melakukan penyidikan lebih lanjut," kata Zain, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga : Kebocoran Pabrik Es Di Tanggerang, Puluhan Orang Masuk Rumah Sakit

Zain menerangkan, bahwa puluhan Masyarakat yang dimintai keterangan di bawa ke Polsek Karawaci sejak Selasa pagi.

Sementara hingga saat ini, kepolisian bersama Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang masih fokus terhadap penanganan para korban dan juga penjinakan gas amonia yang bocor.

Baca Juga : Kapan PPPK 2023 Mendapatkan SK, Kabupaten Deli Serdang Sudah, Berikut 5 Daerah Kemungkinan Menyusul

"Langkah-langkah yang diambil terlebih dulu menyelamatkan masyarakat, fokus kami pada korban dulu. Saat ini sudah aman terkendali. Sebelumnya tadi pagi gas amonia ini cukup menyengat baunya dan sangat berbahaya untuk masyarakat," ujar dia.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menemukan kebocoran terjadi pada pipa penyalur gas. Terlihat, ada pipa yang terbuka pada saat proses produksi es tengah berlangsung.

"Untuk sementara kebocoran itu mengandung gas amonia, itu karena pabrik es, mereka membutuhkan gas amonia untuk pembekuan, supaya tetap dingin," tutup dia.***