POJOKSATU.id, MAGA--Mantan Ketua KPK, Abraham Samad mengaku bingung namanya bisa terseret dalam kasus ijazah Jokowi.

Abraham mengaku tidak mengetahui hubungan dirinya dalam kasus ijazah Jokowi ini.

"Makanya saya heran. Apa hubungannya saya?" kata Abraham Samad beberapa hari lalu.

Dia menduga namanya terseret dalam kasus itu karena mewawancarai Roy Suryo, Kurnia Tri Royani dan Rismon Hasiholan Sianipar dalam podcast YouTubenya.

Baca Juga: Kabar BaiK untuk PTKIN dan PTKIS, Kemenag Resmi Buka Pendaftaran Perguruan Tinggi Penyelenggara KIP Kuliah 2025, Ini Syaratnya

"Akhirnya saya menduga-duga, oh mungkin karena saya pernah mewawancara Roy, Rismon, Ibu Kurnia, kira kira begitu," ucap dia.

"Tapi, konteksnya bukan cuma ijazah, beragam konten YouTube saya. Tema-temanya kan beda-beda," katanya.

Ia mengetahui namanya menjadi salah satu terlapor kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dari salah satu media massa.

“Saya tahunya itu dari berita. Karena, pada saat itu saya sedang berada di Melbourne. Saya kan baru pulang Sabtu kemarin, Sabtu malam. Jadi, saya tahunya dari berita,” ujar dia. 

Baca Juga: Ijazah Jokowi Tetap Dianggap Palsu oleh Roy Suryo, Padahal Sudah Reuni Angkatan 80 Kehutanan UGM

Berita sebelumnya, Presiden RI ketujuh Joko Widodo (Jokowi) seolah menepis tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya dengan menghadiri reuni angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM.

Kehadiran Jokowi ke reuni angkatan 80 UGM ini menjadi fakta menarik dan penting di tengah hangatnya pembahasan ijazah S1 Jokowi yang dituding beberapa orang palsu.

Melalui akun Twitter atau X pribadi miliknya @jokowi mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan reuni angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM ini.

“Senang sekali bisa hadir bersama Ibu Iriana dalam Reuni ke-45 Spirit 80 Fakultas Kehutanan UGM. Suasana hangat, penuh tawa, dan cerita lama yang kembali hidup mengingatkan akan indahnya kebersamaan dan eratnya tali silaturahmi,” kata Jokowi.***