POJOKSTU.id, JAKARTA- Instruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuat dampak signifikan dalam mencegah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) saat mudik lebaran tahun 2023.


Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan hal tersebut, dalam menangani arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2023, Kapolri menerapkan kebijakan rekayasa lalu lintas berupa contra flow, one way, hingga ganji genap.


Hal tersebut dilakukan guna memperlancar dan mensukseskan arus mudik dan balik.


"Alhamdulillah, Ditlantas Polda Metro Jaya dan jajaran melaksanakannya sesuai harapan," katanya kepada awak media, Sabtu, 22 April 2023


Diungkapkannya, meski tetap ditemui kepadatan kendaraan selama arus mudik, tetapi pihaknya tetap berusaha mensiasati bagaimana agar dapat mengendalikan kondisi kepadatan kendaraan yang terjadi di beberapa titik ruas jalan.


Menurutnya, jumlah pemudik yang cukup tinggi pasti akan terjadi peningkatan arus yang menyebabkan kondisi kemacetan.


Sehingga kita perlu mengadakan rekayasa lalu lintas mulai dari ganjil-genap, one way, contra flow sampai rekayasa-rekayasa yang lain, termasuk pengaturan di jalan arteri.


"Strategi rekayasa lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri jauh hari sudah dipersiapkan agar perjalanan mudik bisa lebih baik, aman, dan lancar. Apalagi pada tahun ini jumlah pemudik mengalami peningkatan cukup signifikan," ucapnya.


"Kami bersyukur, semua masyarakat yang melakukan perjalanan mudik telah mengikuti seluruh aturan-aturan yang telah disiapkan demi menjamin terwujudnya kenyamanan dan Kamseltibcarlantas", tambahnya.


Dijelaskannya, dampak dari kebijakan Kapolri tersebut menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas atau lakalantas mengalami penurunan signifikan.


Kecelakaan mudik lebaran tahun 2023 di seluruh Indonesia periode 18-20 April 2023 mencapai 365 kasus. Tertinggi melibatkan sepeda motor.


Jumlah ini menurun 65 persen dibanding tahun 2022 lakalantas tercatat 979 kasus.


Editor : Adhey