POJOKSATU.id, INDRAMAYU—Kasus pembunuhan lima anggota keluarga H Sahroni di Kelurahan Paoman, Kec Indramayu, Kab Indramayu, Jabar, menyingkap tabir baru.

Ternyata korban Sahroni dan anaknya Budi, dulu bekerja di perbankan. Sahroni pensiun, sementara Budi memilih resign dari perbankan sebelum usia pensiun.

Lima anggota keluarga ini ditemukan meninggal dunia dengan tragis pada Senin (1/9) di halaman belakang rumah mereka.

Baca Juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Satu Keluarga Korban Tragedi Indramayu

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) membantah adanya penangkapan pelaku pembunuhan keluarga Sahroni.

“Sampai saat ini belum ada pelaku yang diamankan. Kami sedang dan terus melakukan pencarian pelaku,” ujar Tarno, Kamis (4/9/2025).

Ia menambahkan, penyidik Polres Indramayu masih mendalami kasus ini.

Polisi juga telah menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan karena diyakini ada unsur pidana dalam peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.

Baca Juga: Sebelum Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, 2 Mobil Pikap Parkir Sabtu Dinihari di Depan TKP

 

Ayah Anak Mantan Karyawan Bank

Keponakan Sahroni, Niko Hadimulya, menyebut kalau Sahroni merupakan pengusaha sarang burung walet usai pensiun dari bank, dan Budi juga merupakan mantan karyawan bank.

"Pak Sahroni setelah pensiun (perbankan) itu punya usaha walet di rumahnya. Kalau Pak Budi awalnya bekerja di perbankan, istrinya ibu rumah tangga,” katanya.

Sesudah keluar dari bank, Budi lalu membuka usaha sembako, grosiran, dan istrinya juga ikut membantu usahanya tersebut.

Dia juga mengungkap adanya anak laki-laki lain Sahroni. Namun anak ini sudah meninggal lebih dahulu dari Haji Sahroni.

Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan 5 Anggota Keluarga Indramayu, Mobil Corolla Korban Ditemukan Tak Jauh dari TKP

Niko mengaku terakhir kali bertemu dengan Sahroni pada bulan Mei 2025 lalu atau sekitar empat bulan lalu.

Sementara dengan Budi, Niko terakhir bertemu sekitar dua minggu lalu.

“Padahal setiap Jumatan saya selalu ketemu dia," ujarnya lagi.

Ia pun mengaku kerap berkomunikasi dengan Budi, tapi tidak terlalu intens.

Namun menurut dia, Budi tidak pernah bercerita soal adanya masalah apapun.

Pada kesempatan itu, Niko juga mengungkap adanya anak lain Sahroni selain Budi. Namun anak Sahroni ini sudah meninggal.

Istri Sahroni juga disebutkan sudah meninggal dunia lebih dulu.***