POJOKSATU.id – Suasana di SMP Negeri 1 Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, mendadak heboh setelah seorang guru bernama Arpan Lisman dianiaya oleh siswanya sendiri.

Insiden mengejutkan ini terjadi pada Senin (26/1/2026) dan langsung menyebar luas di media sosial, memicu kemarahan publik.

Dikutip pojoksatu.id dari instagram @faktaindoKejadian bermula saat Arpan melakukan pengecekan kehadiran siswa.

Baca Juga: Rata-rata NilaSNBP Universitas Brawijaya Malang 2026 Lengkap Semua Jurusan, Dari D3 hingga S1, Peluang Lolos Kampus Favorit Terbuka

Ia terkejut karena hanya menemukan satu orang di dalam kelas.

Merasa ada yang janggal, ia kemudian menyisir area sekolah dan mendapati sejumlah siswa berkeliaran di sekitar kantor guru.

Ketika ditegur dan diminta kembali ke kelas, para siswa justru melarikan diri menyisakan satu orang berinisial MY.

Baca Juga: Penyelidik Bumi ESDM Ungkap 3 Faktor Penyebab Skala Kerusakan Besar di Longsor Cisarua

Di depan kelas, Arpan menendang pelan bagian pantat MY sebagai bentuk teguran agar kembali disiplin.

Tak ada yang menyangka, sekitar 20 menit kemudian suasana berubah mencekam.

MY mendatangi Arpan yang duduk di depan kantor sekolah dan langsung berteriak kasar sambil menantang berkelahi.

Baca Juga: Sejarah Lahirnya Universitas Sebelas Maret, Dari Mimpi Warga Solo hingga PTN BH

Arpan memilih diam dan tidak menanggapi provokasi itu.

Namun MY justru makin menjadi-jadi dan memukul wajah Arpan berkali-kali hingga menyebabkan luka robek di alis kanan dan memar parah di area mata.

Insiden ini membuat lingkungan sekolah geger. Para guru dan siswa lain dilaporkan panik melihat kondisi Arpan yang bersimbah darah.

Kasus tersebut kini resmi dilaporkan ke Polres Luwu Utara dan sedang dalam penanganan kepolisian.

Peristiwa kekerasan siswa terhadap guru ini memicu gelombang keprihatinan.

Baca Juga: Penyelidik Bumi ESDM Ungkap 3 Faktor Penyebab Skala Kerusakan Besar di Longsor Cisarua

Banyak warganet geram, menyebut moral siswa semakin memprihatinkan dan meminta penegakan hukum tanpa kompromi.***