POJOKSATU.id - Kasus kopi sianida Jessica Wongso kembali ramai dibicarakan setelah rilis film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.

Dalam film dokumenter kasus kopi sianida Jessica Wongso tersebut juga menguak fakta yang selama ini tidak diketahui publik.

Salah satunya adalah fakta yang menyeret kriminolog sekaligus pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel.

Baca Juga: Usai Bungkam Soal Kasus Pemerasan SYL dan Firli Bahuri, Kombes Irwan Anwar Akhirnya Buka Suara, Katanya Gini

Di film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso tersebut, Reza Indragiri mengaku dirinya disuap.

Uang suap tersebut diyakini Reza Indragiri sebagai uang tutup mulut agar tidak membuat kasus kopi sianida Jessica Wongso itu semakin 'panas'.

Akan tetapi tidak disebutkan identitas pihak yang menyuap Reza Indragiri dalam perjalanan kasus yang heboh pada 2016 silam itu.

Baca Juga: Kerap Disebut Tak Lagi Akur, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Silaturahmi ke Rumah Fuji

Namun pada akhirnya sosok penyuap Reza Indragiri itu mengarah pada ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin.

Dan, hal itu pun diakui sendiri oleh Edi Darmawan Salihin.

"Betul, itu saya. Saya akuin, udah," ujar Edi Darmawan.

Baca Juga: Masih Berstatus Sebagai Saksi, Syahrul Yasin Limpo Rencananya Bakal Diperiksa KPK Besok

Edi Darmawan mengaku menyelipkan sejumlah uang untuk Reza Indragiri karena merasa kasihan dan sebagai uang ganti transport saat datang sebagai narasumber.

Usai menerima uang tersebut, Edi Darmawan menyebut Reza Indragiri langsung mendatangi KPK.

"Dia ke KPK, katanya saya nyuap. Rp3 juta perak. Kan di situ paling dikit Rp1 miliar dan harus merugikan negara," katanya.

"Emang dia siapa? He's nothing. He's nobody," ucapnya.

Baca Juga: Sosok Panglima Militer Hamas 30 Tahun Dicari Israel, Terpaksa Menyamar Saat Ibunya Meninggal

Pernyataan Edi Darmawan itu lantas ditanggapi pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Hotman Paris menyesalkan pernyataa ayah Mirna Salihin itu.

Menurut Hotman, pernyataan Edi Darmawan tersebut terkesan merendahkan Reza Indragiri.

Baca Juga: Lagu '3D' Debut di Top 5 Billboard Hot 100, Jungkook BTS Samai Rekor Olivia Rodrigo

"Kelewatan kata-katanya! Sekaya apa dia! Puluhan klien Hotman super konglo gak tega ngomong gini ke profesional," tulis Hotman Paris, dikutip dari Instagramnya, pada Selasa (10/10/2023).

Untuk diketahui, film dokumenter Nextflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso memberikan sisi lain dari sosok Jessica Wongso.

Jessica Wongso sendiri sudah menjalani vonis sejak 7 tahun silam.

Baca Juga: Kasus Janda Tewas Usai Tolak Nikah, Ternyata Sempat 'Mblaem-mblaem' Sebelum Dicekik Pelaku

Saat kasus itu terjadi pada 2016 silam, Jessica menjadi pusat cercaan publik yang meyakini ia telah membunuh Mirna Salihin.

Pembunuhan itu dilakukan melalui es kopi Vietnam yang dicampur sianida.

Baca Juga: Profil Dini Sera Afrianti, Wanita yang Alami Kematian Tragis Usai Dianiaya Kekasihnya

Publik saat itu bahkan menyebut Jessica sebagai sosok psikopat dan pembunuh berdarah dingin.

Disebutkan bahwa Jessica cemburu dengan kehidupan dan kebahagiaan yang dimiliki Mirna Salihin, yang tidak lain adalah sahabat Jessica Wongso.

Kisah dan perjalanan kasus kopi sianisa Jessica Wongso itu lantas diangkat dalam flim dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso dan kembali menyita perhatian publik.***