POJOKSATU.id, JAKARTA—Kasus dugaan pelecehan oleh Rektor Universitas Pancasila nonaktif, Edie Toet Hendratno atau ETH, mendapat perhatian Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel.
Wamenaker menyebut ada dugaan banyak korban di kasus pelecehan seksual ini, namun korban tak berani bicara karena berhembus info pelaku punya beking Jenderal.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan. Wamenaker dan Wamen PPPA telah mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu (7/5).
"Ada dugaan korban ini banyak tapi mereka tidak berani menyampaikan ke publik karena ada tekanan-tekanan karena bahasanya dia ini punya beking Jenderal," kata Noel di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).
Baca Juga: Dirut Baru Jasa Marga Tbk Rivan A Purwantono, Bankir Senior Punya Harta Fantastis Rp33 Miliar
Wamenaker juga memastikan akan melaporkan perkara ini kepada Presiden Prabowo Subianto.
Noel mengatakan pihaknya memiliki kewajiban untuk memberi perlindungan lantaran kedua korban yang dalam penanganan Polda Metro Jaya, merupakan pekerja di Universitas Pancasila atau UP.
"Beliau ini pekerja, kami sangat mengutuk perilaku itu," tegas Noel.
Dia menjelaskan jika terbukti adanya tindakan pelecehan sebagaimana yang dimaksud, pihaknya pun mengutuk keras segala bentuk pelecehan yang dilakukan oleh Rektor UP nonaktif ini.
Baca Juga: Prof. Mohammad Nuh Jadi Ketua tim formatur Sekolah Rakyat, Bagaimana Selanjutnya?
Sementara Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan mengatakan, Kementerian PPPA turut memperhatikan perkembangan kasus ini yang sudah naik ke tahap penyidikan namun belum ada penetapan tersangka.
Pihaknya akan ikut mengawal kasus dugaan pelecehan Rektor UP nonaktif ini hingga kasus ini menemui titik terang di mata hukum.
Kedatangan dia bersama Noel, Rabu (7/5) untuk berdiskusi dengan penyidik Polda Metro Jaya.
“Tapi hari ini kita datang untuk berdiskusi, apa langkah-langkah berikutnya," kata Veronica Tan.
Dia juga menyampaikan pihaknya akan mengunjungi LPSK untuk menanyakan kelanjutan pendampingan terhadap kedua korban dalam kasus ini.
Sebagai informasi, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Rektor Universitas Pancasila (UP) nonaktif, Edie Toet Hendratno, diusut Polisi.
Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan dari tahap sebelumnya penyelidikan, namun belum ada penetapan tersangka.***




