POJOKSATU.id, BANDUNG—Perwira pertama Kopassus, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, gugur di akhir masa tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon selatan.
Seharusnya dalam beberapa hari ke depan, dia pulang ke Indonesia. Namun takdir berkata lain, Kapten Zulmi ayah dua anak ini pulang tinggal nama saja.
Kapten Zulmi semestinya menyelesaikan misi di Lebanon pada April 2026 atau bulan ini. Dia sudah bertugas selama setahun di Lebanon selatan.
Baca Juga: ASN WFH Diawasi Ketat! Wajib Aktifkan HP, Lokasi Dipantau via Geolocation
Risman Efendi, kakak sepupu Kapten Zulmi, mengatakan adiknya itu semestinya mengakhiri masa tugas sebagai Satgas Perdamaian UNIFIL pada April 2026 ini.
Kapten Inf Zulmi berasal dari Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Minggu Kirim Foto Terakhir
Kapten Zulmi sehari sebelum peristiwa terjadi atau pada hari Minggu (29/3), masih mengirim foto aktivitasnya di Lebanon selatan.
Zulmi hampir setiap hari berkomunikasi dengan keluarganya di Cimahi Jawa Barat.
"Rutin komunikasi, hampir setiap hari,” kata Risman kepada wartawan di Kampung Cikendal.
Baca Juga: Sosok Perwira Kopassus Kapten Zulmi Aditya Gugur di Usia Muda Diserang Israel, Lulusan Akmil 2015
Barulah pada Senin, tepat di hari kejadian, pihak keluarga sama sekali tak mendapat kabar dari mendiang.
“Bahkan sempat kirim foto terakhir itu ya sebelum kejadian. Nah, kami lost contact itu kemari pas hari kejadian. Ini dia kirim foto terakhir pas sebelum kejadian," kata Risman lagi.
Risman mengatakan, Zulmi sudah menikah dan sudah punya dua orang anak.
“Insyaallah akan dimakamkan di TPU Cikutra, sekarang kami masih menunggu pemulangan jenazah dari Lebanon," ujar Risman.
Karangan bunga dikirim dari berbagai pihak ke kediaman orang tua Kapten Zulmi di Cimahi.
Ada dari Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Annis Mata dan Arrmanatha Nasir serta karangan buka dari berbagai pihak lainnya.
Sertu Ichwan Pulang Mei
Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur saat bertugas di Lebanon bersama Kapten Zulmi dalam mobil lapis baja yang mereka tumpangi.
Istri Sertu Ichwan, Hanadita Anjani (26), mengatakan suaminya berdinas sejak 2019.
Kemudian, pada April 2025, Ichwan mendapatkan tugas di Lebanon sebagai pasukan perdamaian PBB.
"(Informasi) dari satuan suami, saya kemarin (Senin) masih simpang siur, cuman tadi pagi ini yang valid. Jadi, saya bisa memastikan baru tadi pagi," kata Anjani kepada wartawan di rumah duka Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (31/3/2026).
Anjani menceritakan, suaminya berangkat ke Lebanon bulan April 2025. Kemudian pada April 2026 ini genap setahun bertugas di sana.
Harusnya akan pulang April 2026 ini. Namun dia mendapat kabar dari suaminya, diundur ke bulan Mei 2026.
"Besok April satu tahun tepat. Terus mundur satu bulan pulang (Mei). Harusnya bulan Mei ini pulang. Dia kumpul sama keluarga, sama anak istri," sambung Anjani dengan mata berkaca-kaca.
Selama bertugas di Lebanon, katanya, Ichwan pernah pulang sekali pada bulan Agustus 2025. Tepatnya saat dirinya melahirkan anak pertama.***




