POJOKSATU.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dinilai berpotensi membawa dampak terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Menurut Listyo, ketegangan global yang terus meningkat tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dampaknya, kata dia, sangat mungkin dirasakan hingga ke dalam negeri, khususnya pada sektor ekonomi dan industri.

Baca Juga: Bukan Cuma Telat Cair, Begini Beberapa Masalah TPG di Balik Tunjangan Sertifikasi!

“Ini tentunya akan ada potensi situasi ketegangan global yang tentunya mau tidak mau akan berdampak kepada situasi di dalam negeri. Dan tentu implikasinya juga akan berdampak kepada situasi-situasi yang terkait dengan masalah ekonomi,” ujar Listyo, dikutip dari instagram @rumpi_gosip (2/3/2026).

Mantan Kabareskrim Polri itu mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar bersiap menghadapi potensi dampak tersebut.

Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga: Fakta PPPK Paruh Waktu Pemkot Jogja! Gaji Layak, BPJS Bayar Sendiri, dan Skema THR yang Tak Seragam

Kapolri menilai, salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan adalah memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga melalui iklim investasi yang kondusif.

“Baik untuk asing maupun dalam negeri,” tegas jenderal polisi bintang empat tersebut.

Listyo juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk agenda Astacita dan hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Puluhan Guru di Daerah Alami Kendala Pencairan TPG, Diduga Akibat Data Rekening Tertukar

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu kunci untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Ia berharap, meskipun ada tantangan akibat konflik internasional, Indonesia tetap mampu menciptakan peluang baru, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.

“Semuanya tentunya diharapkan ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru di tengah tantangan global yang juga mengakibatkan beberapa industri yang terdampak,” ungkap mantan Kapolda Banten tersebut.

Kapolri menambahkan, dinamika geopolitik global kerap berdampak pada fluktuasi harga komoditas, nilai tukar, hingga distribusi barang.

Oleh sebab itu, koordinasi antarinstansi dan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar dampak negatif dapat diminimalkan.

Baca Juga: Gaji Turun Usai Jadi PPPK Paruh Waktu? Guru dan Tendik di Sleman Mengaku Kehilangan Ratusan Ribu hingga Rp1 Juta

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor utama yang dapat menarik minat investor dan menjaga kepercayaan pasar.

Pemerintah, lanjut Listyo, akan terus memantau perkembangan situasi global serta mengambil langkah antisipatif guna menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga: Respon Jusuf Kalla ke Prabowo Soal Mediasi Konflik AS–Iran, Singgung Ketimpangan dengan Amerika

Di tengah ketidakpastian global, pernyataan Kapolri menjadi pengingat bahwa konflik internasional tidak hanya berdampak pada kawasan yang terlibat langsung, tetapi juga bisa berimbas pada negara lain, termasuk Indonesia.***