POJOKSATU.ID- Penunjukan Irjen Rudi Setiawan sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dinilai sebagai figur tepat untuk membawa perubahan di tubuh Polda Jabar dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Pengamat kepolisian sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan, mengungkapkan bahwa Irjen Rudi merupakan sosok berpengalaman dan berintegritas tinggi. Dengan latar belakang panjang di bidang reserse dan pemberantasan korupsi, ia diyakini mampu menjawab tantangan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat yang kompleks.

"Melihat pengalaman dan penugasan Irjen Rudi di berbagai tempat, termasuk pernah menjadi Kapolres Indramayu Polda Jabar, dua kali menjabat Wakapolda, serta terakhir sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, kami yakin beliau mampu meningkatkan kinerja Polda Jabar," kata Edi dalam keterangannya, Senin (14/4).

Baca Juga: Dari Popularitas ke Penjara, Kisah Sekar Arum dan Misteri Uang Palsu Ratusan Juta

Edi menambahkan, selama lebih dari 25 tahun mengenal Rudi Setiawan, ia melihat langsung dedikasi dan profesionalisme jenderal bintang dua itu. Menurutnya, penunjukan Rudi sebagai Kapolda Jabar bukan semata rotasi rutin, melainkan keputusan strategis Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat institusi Polri di tingkat daerah.

"Selama lebih dari satu tahun bertugas di KPK, prestasinya dalam membongkar berbagai kasus korupsi kelas kakap banyak diapresiasi masyarakat. Beliau menunjukkan konsistensi dalam menjaga integritas," ujar Edi, yang juga menjabat Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta.

Mutasi Irjen Rudi ditetapkan dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2360/X/KEP./2023. Dalam struktur baru itu, ia menggantikan Irjen Akhmad Wiyagus yang ditarik ke Mabes Polri.

Penunjukan Irjen Rudi dinilai tepat, mengingat tantangan penegakan hukum di Jawa Barat tidak ringan. Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia ini memiliki dinamika sosial dan keamanan yang tinggi. Kota-kota seperti Bandung, Bekasi, dan Bogor dikenal rawan terhadap kriminalitas jalanan, konflik sosial, serta isu-isu sensitif seperti intoleransi dan radikalisme.

Baca Juga: Hari Kuantum Sedunia Makin Seru: Google Doodle Buktikan Fisika Bisa Jadi Permainan Menyenangkan

Kehadiran sosok seperti Irjen Rudi diharapkan mampu membawa pendekatan baru yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek penindakan, tetapi juga pencegahan dan pembinaan masyarakat. Rekam jejaknya di bidang reserse memberikan jaminan terhadap penanganan kasus-kasus hukum yang kompleks, sementara pengalamannya di KPK memperkuat kapasitasnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Di sisi internal, kepemimpinan Irjen Rudi juga dinanti untuk mendorong reformasi kelembagaan di Polda Jabar. Penguatan profesionalisme, peningkatan pelayanan publik, serta transparansi dalam penegakan hukum menjadi agenda penting yang diharapkan masyarakat.

“Harapan publik saat ini tinggi terhadap Polri, termasuk di level daerah. Sosok seperti Rudi Setiawan dibutuhkan untuk menjawab ekspektasi itu. Beliau dikenal tegas, bersih, dan terbuka terhadap kritik,” kata Edi.

Lebih lanjut, Lemkapi berharap agar Irjen Rudi dapat membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga penegak hukum lainnya di Jawa Barat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat.

Baca Juga: Resmikan Koramil Baleendah, Bupati Bandung Siap Tambah Lagi di 3 Kecamatan

Penunjukan Irjen Rudi juga dinilai sejalan dengan arah kebijakan Kapolri dalam mempercepat reformasi institusi kepolisian. Dalam beberapa tahun terakhir, Polri tengah berupaya membangun citra sebagai lembaga yang humanis, transparan, dan profesional di mata publik. Figur pimpinan daerah seperti Irjen Rudi diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan di lapangan.

“Saya optimistis, Irjen Rudi bisa membawa Polda Jabar ke arah yang lebih modern dan terpercaya. Ini momentum yang tepat untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” ujar Edi.

Dengan rekam jejak bersih, reputasi penegakan hukum yang kuat, serta kepemimpinan yang terbukti dalam berbagai posisi strategis, publik kini menanti gebrakan awal Irjen Rudi sebagai Kapolda Jawa Barat. Tak hanya dalam aspek kriminalitas, tetapi juga dalam membangun kepolisian yang hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***