POJOKSATU.ID – Banyak publik bertanya terkait salah satu program pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).
Seperti diketahui, program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mencegah adanya stunting bagi jajaran masyarakat.
Dalam hal ini, Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) menjawab persolan program tersebut.
Yang mana, Muhammad Iwan Mahardan selaku Kepala Biro dan Humas BGN menyebutkan bahwa program MBG akan digelar hari ini, yakni pada Senin (6/1/2025).
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews yang mengonfirmasi keberlangsungan program tersebut.
Dalam artikelnya, Kepala Biro dan Humas BGN mengungkapkan bahwa program MBG akan diproriataskan kepada kalangan pelajar.
Baca Juga: Dapen BRI Raih Sertifikasi ISO 31000:2018, Bukti Komitmen pada Manajemen Risiko Berkelas Dunia
“Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) per hari ini,” jelas dalam artikel.
“Prioritas pertama pemberian Makan Bergizi Gratis di bulan Januari 2025, yakni kepada para siswa sekolah,” lanjut laporan tersebut.
Program ini juga dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Hasan Nasbi.
Hasan menuturkan bahwa program MBG diupayakan mencapai target dengan mempekerjakan 937 dapur.
Di mana, ratusan dapur yang diproduksi ini diharapkan akan mendistribusikan makanan sesuai dengan kesepakatan pemerintah.
Terlebih, jumlah dapur dalam program MBG ini juga diupayakan akan terus meningkat hingga mencapai 5.000 unit.
Baca Juga: Pengembangan Ekonomi Lokal Brrbasis Klaster
Tidak lain, jumlah yang diharapkan pemerintah terkait ribuan unit dapur untuk memproduksi MGB ini tidak lain guna mencapai tujuan dan sasaran.
Seperti diketahui, Hasan menuturkan bahwa program MBG diharapkan akan menciptakan manfaat terhadap 20 juta penduduk pada akhir Januari 2025.
“Target 937 dapur MBG dapat tercapai pada akhir Januari 2025,” ucap Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI.
Baca Juga: Kisah Sukses TransmigranBaca Juga: Kisah Sukses Transmigran
“Hingga akhir 2025 dengan target 5.000 dapur MBG mampu melayani hingga 20 juta penerima manfaat,” lanjutnya yang dikutip dalam artikel.
Hasan juga menambahkan bahwa target pencapaian program MBG ini tidak hanya ditargetkan kepada para pelajar.
Melainkan, upaya pemerintah untuk mencegah stunting ini juga ditargetkan kepada kalangan ibu hamil hingga menyusui. ***



