POJOKSATU.id, JAKARTA – Korlantas Polri telah melakukan penyelidikan sementara kecelakaan maut di Tol Cipularang Purbaleunyi KM 92 yang melibatkan puluhan kendaraan yang terjadi Senin sore (11/11).
Hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan jika truk meluncur deras dengan posisi gigi atau perseneling empat.
Akibat tabrakan beruntun ini, korban luka sebanyak 24 orang, dan satu orang meninggal dunia atas nama S yang masih berusia 13 tahun.
Belum diketahui identitas sopir truk laka maut ini. Saat ini sopir truk sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
Baca Juga: Tol Cipularang Purbaleunyi Arah Jakarta Dibuka Satu Jalur, Ini Kata Kapolda Soal Kecelakaan di KM 92
Dan Korlantas Polri akan melakukan olah TKP kecelakaan maut di Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta, pada Selasa(12/11/2024) besok pagi.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan saat mengecek langsung korban di RS Abdul Radzak Purwakarta Senin(11/11/2024) petang mengatakan, hasil temuan sementara, kondisi truk diduga kuat gagal melakukan pengereman atau rem blong.
"Setelah kita cek kendaraan tronton, kita cek perseneling ada di gigi 4. Artinya dengan turunan seperti ini, pengemudi tidak menggunakan engine break secara maksimal," ujar Aan.
"Tapi hasil penyelidikan sementara Faktanya seperti itu, perseneling tinggi artinya di 4 termasuk tinggi, engine break tidak maksimal," imbuhnya.
Dengan kondisi seperti itu, Aan mengindikasikan diduga pengemudi gagal melakukan pengereman. Hal ini juga bisa berakibat rem mengalami blong.
"Kemungkinan sopir tak bisa melakukan pengereman atau bisa dikatakan rem blong," ucapnya.
Irjen Aan menambahkan sejauh ini korban luka sebanyak 24 orang dan satu orang meninggal dunia.
"Ada korban meninggal dunia sementara satu orang. Kemudian luka 24 orang. Ini sudah dievakuasi keseluruhannya ke RS di Purwakarta di Abdul Radjak dan Siloam," kata dia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, saat ini pengemudi truk yang diduga terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM92, telah diamankan dan dirawat di RS.
"Sopir saat ini sudah diamankan, karena mengalami (luka) dirawat di RS dan dalam pengawasan Polres Purwakarta," kata Jules.
Diketahui, dalam kejadian itu telah menyebabkan satu orang meninggal dunia atas nama inisial S (13). ***




