POJOKSATU.id, MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar, menghadiri Pembukaan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-6 Tahun 2023 di Istana Maimun, di Jalan Brigjen Katamso Medan, Selasa (16/5/2023) malam.

Event yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini merupakan festival budaya Melayu yang diikuti oleh 9 provinsi dan 5 negara di Asia Tenggara yang dihuni oleh etnis Melayu. Ke-5 negara tersebut yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Event Gemes semakin spesial karena turut dihadiri langsung oleh Ibu Negara sekaligus Pembina Dekranas, Iriana Joko Widodo, Ketua Umum Dekranas, Wury Ma'ruf Amin, Oase Kabinet Indonesia Maju serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf), Angela Tanoesoedibjo.

Selain itu Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Ketua Dekranasda Kota Medan, Kahiyang Ayu, Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah serta Ketua Dekranasda Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia juga hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengatakan Istana Maimun menjadi saksi lahir dan berkembangnya Kota Medan saat ini. Menurutnya, Sultan Deli meninggalkan bangunan, ilmu, sejarah dan pelajaran, yang menjadi bagian digunakan Pemko Medan dalam menjalankan roda pemerintahan, ekonomi maupun sosial.

Selanjutnya, bersama Wamen Parekraf dan Sultan Deli ke 14, Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, Wali Kota Medan membuka GEMES secara resmi.

Event GEMES akan berlangsung hingga 19 Mei mendatang. Acara kemudian diisi dengan penampilan tarian dari negara sahabat seperti Malaysia dan Singapura bahkan India. Masyarakat juga terhibur dengan hadirnya band kenamaan 'Naff' pada pembukaan Selasa malam kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar, didampingi Kabid LLAJ Dishub Medan, Ami Kholis, Kabid Perparkiran Dishub Medan, Nikmal Fauzi Lubis, dan Kasi Daltib Dishub Medan, Gumartin Tampubolon, SH, melakukan monitoring situasi arus lalu lintas sekaligus
pengawasan dan pengarah terhadap personil yang disebar diseluruh persimpangan yang terjadi penutupan arus lalu lintas.

Kemudian di tempat parkir dan tempat lainnya yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan, terutama jalan diseputaran pintu utama serta pintu masuk ke lokasi acara untuk lakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas serta untuk dilakukan penataan parkir.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Medan berkolaborasi dengan Satlantas Polrestabes Medan lakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Istana Maimun, rekayasa arus lalu lintas tersebut akan berlangsung pada 16-19 Mei ini.

"Kami himbau kepada masyarakat agar tetap berhati hati dalam berlalu lintas, patuhi setiap rambu lalu lintas yang ada, ikuti arahan dari personil yang bertugas di lapangan," ujar Iswar. (TIK/pojoksatu)