POJOKSATU.ID- Warganet mulai menguliti salah satu Kepala Desa yang ikut aksi di Depan DPR RI pada Rabu (31/1/2023) dengan tuntutan jabatan Kades 27 tahun.

Dalam video yang viral, Kades wanita itu ikut turun kejalan menyampaikan aspirasi agar DPR mengesahkan Revisi UU Desa tentang jabatan Kades selama 27 tahun.

Tampak Kades wanita yang menggunakan kaca mata hitam berjoget ria di tengah kerumunan massa.

Usut punya usut, tenyata sosok Kades tersebut seorang wanita tajir. Dalam video yang didapat netizen dan diunggah di akun instagram @kabarnegri, terlihat sang Kades wanita sangat hedon.

Baca Juga: Buntut Penyitaan Ponsel Aiman Witjaksono, Penyidik Polda Metro Jaya Dinilai Melakukan Pelanggaran HAM

Yang menjadi sorotan dalam viideo tersebut yaitu background rumahnya bak rumah sultan. Pakaian, tas, dan jam tangan yang digunakan seperti barang- barang bermerek.

"Ini nih Ibu Kepala Desa Yang kemarin ikutan aksi di depan Gedung DPR/MPR, terlihat sekali gayanya hedon. Bagaiamana tanggapannya gaes ??," tulis akun instagram @kabarnegri.

Sontak netizen mulai mencari- cari akun media sosial sang Kades tersebut. Netizen juga geram dengan ulah para Kades yang terhimpun dalan organisasi Apdesi.

"Pantesan jabatan Kadesnya ingin diperpanjang," komen akun @kawanisti33.

Baca Juga: 4 Pilihan Transportasi Umum Terbaik di Jakarta

"Sementara rakyatnya hidup di rumah yang mau roboh. Makan aja susah," timpal akun @emanramdan1419.

"Terciduk kan buk. Lihat aja nanti," ancam akun @fahmiherian.

Sebelumnyanya, massa demo dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Depan DPR RI pada Rabu (31/1/2023) Jakarta berakhir ricuh.

Dalam aksi ini, Kades yang tergabung dalam Apdesi membakar kardus di depan pintu gerbang utama Gedung DPR.

Baca Juga: 5 Tempat Nongkrong Instagramable di Depok

Kobaran api yang bersumber dari kardus mulai menyambar ke atas gerbang. Di sisi lain, para massa lainnya memukul gerbang DPR RI menggunakan palu besi.

Tak hanya itu, kesadisan yang dipertontonkan para pemimpin tingkat desa itu sangat sadis. Mereka bahkan memasang tali di atas gerbang wakil rakyat tersebut.

Tali yang terpasang itu kemudian ditarik oleh para massa. Beruntung pihak kepolisian yang berjaga di dalam gerbang DPR RI langsung menaiki gerbang dan memotong tali tersebut.

Di video lain yang viral di media sosial, para Kades juga sempat akan menonjok anggota Polantas yang berpangkat Kombes.

Baca Juga: Ria Ricis Gugat Cerai Teuku Ryan, Netizen Ungkit Kembali Ceramah Oki Setiana Dewi soal Pernikahan

Sala satu Kades sempat melototin matanya ke hadapan anggota Polantas tersebut.

Tak hanya itu, anggota Polantas sempat adu mulut dengan para Kepala Desa. Polantas tesebut kemudian bernegosiasi dengan para Kades agar membuka jalan bagi masyarakat yang melintas di sekitaran DPR RI.

Pasalnya penyampaian pendapat para Kades tersebut sudah berakhir sejak jam 17.00 WIB. Namun masih ada sebagian massa memblokade jalanan di depan DPR.

Melihat video kericuhan yang viral di media sosial itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto langsung geram melihat aksi para Kades yang dinilai tidak mengindahkan aturan aksi.

Baca Juga: 5 Tempat Nongkrong Instagramable di Depok

Irjen Karyoto juga mengatakan, penyidik telah mengantongi bukti dokumentasi yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi para pelaku pengrusakan pagar luar Gedung DPR RI.

"Kita punya dokumentasi tapi kan pelan-pelan ya,” kata Karyoto kepada wartawan, Kamis (1/2/2024).

Karena itu, Jenderal bintang dua itu merasa mendidih darahnya melihat aksi para pemimpin desa yang tidak memberikan contoh baik saat menyampaikan aspirasinya.

Untuk itu, ia memerintahkan anggotanya untuk mengusut para Kades yang melakukan aksi anarkis di depan DRI RI itu.

Baca Juga: Selama Januari 2024, Polres Padangsidimpuan berhasil Amankan 22,46 Gram Sabu dan 25 Kg Ganja

"Ya pasti kita usut," tegasnya.

Tak hanya itu, Irjen Karyoto akan meminta pertanggungjawaban para Kades yang menyebabkan terjadinya kerusakan fasilitas umum.

"Nanti memungkinkan kita melihat kerusakan, kita minta pertanggungjawaban,” tandas Karyoto. ***