POJOKSATU.ID - Kabar duka menyelimuti umat Islam di Indonesia.
Tokoh pergerakan Islam sekaligus Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustaz Muhammad Jazir ASP, dilaporkan wafat pada Senin dini hari, (22/12/2025), sekitar pukul 03.00 WIB.
Ustaz Jazir mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Yogyakarta.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi umat Islam yang selama ini mengenalnya sebagai sosok pejuang dakwah dan penggerak pemakmuran masjid.
Kabar wafatnya Ustaz Jazir dibenarkan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Dr. Syakir Jamaluddin.
Dalam keterangannya, Syakir menyampaikan rasa kehilangan atas berpulangnya salah satu tokoh penting dalam sejarah dakwah dan gerakan masjid di Indonesia.
Baca Juga: Gaji PPPK Dikabarkan Akan Cair Awal Januari 2026, Benarkah Naik? Ini Fakta Resmi dan Rinciannya
“Innalillahi wa inna ilayhi rojiun. Tokoh umat, pelaku sejarah perjuangan, dan inisiator pemakmuran Masjid Jogokariyan, Ustaz Jazir ASP telah dipanggil oleh Yang Maha Mengasihi, Allah SWT,” ujar Ustaz Syakir melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, dikutip pojoksatu.id dari inilah.com Senin (22/12/2025).
Ustaz Jazir dikenal luas sebagai figur sentral di balik berkembangnya Masjid Jogokariyan menjadi salah satu masjid percontohan di Indonesia.
Di bawah peran dan gagasannya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat, pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
Konsep pemakmuran masjid yang digagas Ustaz Jazir menjadi inspirasi bagi banyak masjid di berbagai daerah.
Masjid Jogokariyan dikenal dengan program-program inovatif, seperti pelayanan jamaah berbasis kebutuhan warga, pengelolaan dana yang transparan, hingga keberpihakan pada kaum dhuafa.
Selain aktif di Masjid Jogokariyan, Ustaz Jazir juga dikenal sebagai pendakwah yang konsisten menyuarakan pentingnya peran masjid dalam membangun peradaban Islam.
Baca Juga: Peringati HKN, RSUD Jatisari Buka Layanan Kesehatan Gratis di Karawang Barat
Pemikirannya kerap menjadi rujukan dalam berbagai forum dakwah dan kajian keislaman.
Kepergian Ustaz Jazir ASP dinilai sebagai kehilangan besar bagi gerakan dakwah masjid di Tanah Air.
Banyak pihak menyebut almarhum sebagai pelaku sejarah yang berhasil menghidupkan kembali peran strategis masjid di tengah masyarakat modern.
Ucapan duka dan doa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, aktivis masjid, hingga masyarakat umum.
Mereka mendoakan agar almarhum husnul khatimah dan seluruh amal kebaikannya diterima di sisi Allah SWT.
Semasa hidupnya, Ustaz Jazir dikenal sebagai sosok sederhana, tegas dalam prinsip, namun lembut dalam dakwah.
Baca Juga: Kepala SMPN 2 Karawang Timur Bangga Paskibranya Borong Trofi
Warisan pemikiran dan perjuangannya diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memakmurkan masjid dan umat.***




