POJOKSATU.ID - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia setelah sempat kolaps saat mengikuti pertandingan persahabatan di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (18/1/2026).

Peristiwa memilukan itu terjadi ketika Arema FC menggelar laga persahabatan melawan mantan pemain klub.

Di tengah jalannya pertandingan, Kuncoro tiba-tiba ambruk di area lapangan, membuat suasana stadion berubah menjadi panik dan haru.

Baca Juga: Mengurai Benang Kusut Awal Penjemputan Ketua DPRD Oleh Tim Kejagung, Siapa Yang Keluarkan Sprintuk Kajari Lama Atau Kajari Baru?

Tim medis yang bertugas di Stadion Gajayana bergerak cepat memberikan pertolongan pertama di tepi lapangan.

Setelah mendapatkan penanganan darurat, Kuncoro segera dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani perawatan medis lanjutan.

Namun takdir berkata lain. Meski telah mendapat perawatan intensif dari tim medis rumah sakit, nyawa Kuncoro tidak tertolong.

Baca Juga: Heboh Smartwatch Kopilot Masih Aktif! Keluarga Syok Lihat Ada Langkah Kaki Usai ATR-42 Jatuh

Ia dinyatakan meninggal dunia beberapa saat setelah tiba di rumah sakit.

Kabar wafatnya sosok yang akrab disapa Abah Kuncoro ini mengejutkan keluarga besar Arema FC, para pemain, ofisial, hingga pecinta sepak bola Tanah Air.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi Aremania yang mengenalnya sebagai figur setia klub.

Baca Juga: ASN Wajib Tahu! Cara Cek dan Download NPWP Baru Berbasis NIK di Coretax DJP, Ini Lengkapnya

Manajemen Arema FC secara resmi mengumumkan kabar duka tersebut melalui akun X resmi klub.

Dalam pernyataannya, Arema FC menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu sosok penting dalam perjalanan klub.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC,” tulis manajemen, dikutip pojoksatu.id dari INews ID.

Baca Juga: Gaji Pensiunan Janda Duda PNS Cair Februari 2026, Ini Nominal yang Dibayarkan Taspen

Klub berjuluk Singo Edan itu juga menyampaikan doa terbaik bagi almarhum serta keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” lanjut pernyataan tersebut.

Arema FC mengenang Abah Kuncoro sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap klub dan sepak bola Indonesia.

Baca Juga: UMKM Wajib Punya! Ini Cara Membuat Business Plan Sederhana dari Nol

Selama berkarier sebagai pelatih, ia dikenal sebagai figur rendah hati, disiplin, dan penuh pengabdian.

Kontribusinya tidak hanya terasa di ruang ganti dan lapangan latihan, tetapi juga dalam membangun karakter pemain.

Banyak pemain muda Arema FC yang mengakui peran besar Abah Kuncoro dalam perjalanan karier mereka.

Baca Juga: Apa Itu Slow Living? Gaya Hidup Tenang yang Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Dunia Serba Cepat

“Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia. Doa kami selalu menyertai. Al-Fatihah,” tutup pernyataan klub.

Kepergian Abah Kuncoro menjadi kehilangan besar bagi Arema FC dan sepak bola nasional.

Namanya akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah dan keluarga besar Singo Edan.***