POJOKSATU.id - Sampai saat ini, NP, istri Hamka bos travel umroh yang tewas membusuk di rumahnya di Koja, Jakarta Utara, masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Akan tetapi, kondisi NP terbaru saat ini dikabarkan terus menurun dan semakin lemas.

Ditambah lagi dengan dengan kondisi hemoglobin atau Hb NP sangat lemah dan berada di bawah normal.

Baca Juga: Kisah Misteri Money Heist, 5 Fakta Unik Serial Perampokan yang Ikonik

Karena itu penyidik pun masih belum bisa memintai keterangan NP untuk menguak misteri kematian Hamka Rusdi dan anak keduanya, AQ (2).

"Jadi, Hb-nya (NP) sangat turun," kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto kepada wartawan, Kamis 2 November 2023.

Menurut Hariyanto, Hb-nya NP saat ini berada di sekitaran 7.

Baca Juga: Waspada! Limbah Medis Dijual Bebas Menjadi Mainan Anak-Anak

Dengan kondisi Hb seperti itu dipastikan yang bersangkutan kondisinya sangat lemah.

"Normalnya Hb sekitar 13 atau 14 gitu, kan. Nah, ini saat kita periksa Hb-nya 7," ujarnya.

Kendati demikian, tim medis masih terus berupaya merawat NP agar kondisi kesehatannya membaik dan kembali normal.

Baca Juga: Tekuk Dewa United, Arema FC Buka Asa Tinggalkan Zona Merah

Bila kondisinya berangsur membaik, maka penyidik bisa langsung menanyakan perihal kejadian yang terjadi di rumahnya di Koja, Jakarta Utara.

"Kondisi-kondisi inilah yang kita utamakan dulu, agar fisiknya membaik. Kalaupun nanti psikisnya, penyidik lah yang akan nanyain," tuturnya.

Sebelumnya, Tim gabungan dari Inafis Polri dan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara kembali melakukan olah TKP di lokasi kematian bapak dan anak balita membusuk di Koja, Jakarta Utara pada Kamis (1/11/2023).

Dari hasil olah TKP, tim menemukan cairan dan sisa-sisa makanan.

Baca Juga: Sedang Booming! Fans Taylor Swift Jangan Sampai Ketinggalan Nonton Film The Eras Tour, Catat Tanggalnya

Dua alat bukti ini kemudian mengampil sampel-sampel yang nantinya akan diteliti lebih lanjut tim Inafis Polri.

"Ada sampel bentuk ciran dan sisa makanan serta benda-benda yang dianggap penting dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Iverson Manossoh.

Dalam olah TKP kali ini, polisi juga menggandeng beberapa ahli, seperi histopatologi forensik hingga ahli psikologi forensik.

Baca Juga: Motif Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Habis Mandi Langsung Hongat Lihat Tubuh Menantu Tiduran

Hal ini dilakukan guna menemukan titik terang penyebab kematian bos travel dan anak balitanya itu.

Terpisah, dokter Diana, dokter klinik yang pertama kali merawat NP dan anak pertamanya menyatakan bahwa keduanya terindikasi kekurangan asupan.

Hal itu diduga disebabkan karena keduanya tidak mendapatkan asupan makanan dan cairan berhari-hari lamanya.

Baca Juga: Rekor Terlaris, 10 Game yang Memecahkan Angka Penjualan, Ada Favoritmu?

Akan tetapi jika dibandingkan, kondisi NP jauh lebih parah ketimbang anak pertamanya.

"Kalau anaknya masih agak mendingan, lebih segar," ungkap Diana.

Baca Juga: Usai Akun Weibo Hilang, Dua Brand Ternama Ikut Hapus Foto Lisa Blackpink Gegara Tampil di 'Crazy Horse'

Berdasarkan pemeriksaan, istri bos travel umroh di Koja dan anaknya itu tidak terindikasi penyakit signifikan.

Saat diperiksa, kepada Diana, NP mengaku pusing dan sakit perut.

"Dia cuma bilang pusing sama perutnya nyeri, jadi saya kasih obat lambung, obat pusing, terus dikasih makan dan minum mau," ujarnya.

Baca Juga: Viral Bocah 10 Tahun Menikah di Madura, Cek Fakta dan Simak Penjelasannya, Jangan Komen Berlebihan

Setelah makan Diana mencoba untuk mengorek informasi dari NP perihal peristiwa yang menimpa suami dan anaknya.

Akan tetapi NP mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal 2 jenazah yang tidak lain adalah jenazah suami dan anak keduanya itu.

"Ditanya, di rumah ada siapa aja. Dia bilangnya tidak kenal," bebernya.

Baca Juga: 2 XD Indonesia Tembus Perempat Final Hylo Open 2023

Mendapati jawaban seperti itu dari istri Hamka, Diana memutuskan untuk tidak melanjutkan mengorek informasi.

"Makanya setelah itu saya enggak ajak dia bicara lagi, biar tenang dulu aja," terangnya.***