POJOKSATU.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengalami kenaikan hingga perayaan Idul Fitri 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait gejolak harga minyak dunia yang belakangan meningkat akibat konflik geopolitik global.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan langkah agar harga BBM subsidi tetap stabil.
Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!
Terutama menjelang momen penting seperti Ramadan dan Lebaran ketika konsumsi energi biasanya meningkat.
“Tidak akan ada kenaikan BBM sampai dengan hari raya Idul Fitri selesai,” tegas Bahlil, dikutip Pojoksatu.id dari Youtube ESDM
Ia menjelaskan, pemerintah akan menyesuaikan kebijakan fiskal agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga energi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!
“Negara akan hadir dengan cara menambah anggaran subsidi,” ujarnya.
Bahlil juga mengungkapkan bahwa asumsi harga minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebelumnya berada di kisaran 70 dolar per barel.
Namun dalam perkembangannya, harga minyak dunia sempat melonjak hingga menembus 100 dolar per barel sebelum kembali berfluktuasi.
Kondisi tersebut membuat pemerintah harus melakukan berbagai langkah antisipasi agar stabilitas harga energi tetap terjaga.
Menurut Bahlil, kebijakan menahan kenaikan BBM ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama saat momentum Lebaran.***




