POJOKSATU.id, JAKARTA - Jurnalis Wanita jadi Korban Pelecehan Seksual saat Wawancara Anies di Rakersnas Partai Ummat, Dicubit dan Diremas
Kejadian tak mengenakkan dialami seorang jurnalis wanita di sela Rakernas Partai Ummat.
Pelecehan seksual yang dialami jurnalis wanita itu terjadi tepatnya saat wawancara Anies Baswedan.
Sementara Rakesnas Partai Ummat digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (14/2/2023).
Anies Baswedan hadir dalam Rakernas Partai Ummat sebagai salah satu pembicara.
BACA: Setelah Paksa 9 Anak Laki-laki Remas Anunya, Wanita Muda di Jambi Gantian Remas ‘Lato-latonya’
Sedangkan jurnalis wanita korban pelecehan seksual itu diketahui berinisial D.
Dalam pelecehan seksual itu, bagian belakang tubuhnya dicubit dan diremas oleh seseorang.
Kronologi pelecehan seksual jurnalis wanita
D menceritakan, awalnya awak media yang sudah menunggu akan melakukan wawancara doorstop terhadap Anies Baswedan yang jadi salah satu pembicara Rakernas Partai Ummat.
Mulanya, wawancara akan dilakukan di dalam gedung seusai Anies Baswedan jadi pembicara.
Akan tetapi rencana wawancara di dalam gedung itu batal sehingga dilakukan di luar.
BACA: Pulang Syuting, Amalia Tambunan Alami Pelecehan Seksual, Tegaskan Pelaku Bukan Pegawai JNE
"Tadi mau wawancara anies di dalam ruangan, tapi engga. Akhirnya wawancara di luar," ujar D.
Namun suasana di luar pun sudah sangat ramai dan berdesak-desakan.
Bukan saja awak media tapi juga kader Partai Ummat dan relawan Anies Baswedan ikut menyerbu di antara awak media.
"Di luar udah rame kader partai ummat, di depan udah ricuh juga," tutur D.
Saat itu, D mengaku sengaja menempatkan tas ranselnya di depan menutupi tubuhnya.
"Posisi tas saya ada di depan, karena takut ada kehilangan barang-barang," terangnyam dikutip pojoksatu.id dari disway.id.
BACA: Nyeleneh! Pelaku Pembuat Video Mesum Celana Dalam Wanita di Bandung Ternyata Pria Paruh Baya, Barang Bukti 2.990 Video Siap Disebar
Akan tetapi, suasana jadi semakin memanas karena proses wawancara itu terjadi dorong-mendorong.
Demikian juga D yang ikut terdorong-dorong sampai akhirnya ia terjepit.
Dalam posisi terjepit itulah D mengaku ada yang mencubit dan meremas bagian belakang tubuhnya.
"Akhirnya di belakang ada yang nyubit dan meremas bagian tubuh belakang saya," beber jurnalis media online tersebut.
Sayangnya, D tidak mengetahui persis pelaku yang telah mencubit dan meremas bagian belakang tubuhnya itu.
Itulah informasi jurnalis wanita jadi korban pelecehan seksual saat wawancara Anies di Rakersnas Partai Ummat, dicubit dan diremas. (AdeGP/pojoksatu)




