POJOKSATU.id - Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa terdapat tiga kriteria utama yang harus dipenuhi oleh para calon menteri dalam kabinet Prabowo Gibran.

Pertama, calon menteri harus memiliki integritas. Prabowo menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi, sehingga integritas menjadi syarat mutlak bagi siapa pun yang akan bergabung dalam kabinetnya.

Komitmen ini sejalan dengan upaya presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

 Baca Juga: Prabowo Targetkan Susunan Kabinet Rampung pada 15 Oktober 2024

Kedua, kompetensi juga menjadi salah satu kriteria penting. Dahnil menjelaskan bahwa Prabowo sejak awal bertekad membentuk kabinet zaken, yaitu kabinet yang beranggotakan para ahli di bidangnya masing-masing.

Menteri-menteri tersebut harus memiliki kompetensi yang mumpuni agar bisa menjalankan tugas-tugas spesifik dalam pemerintahan dengan efektif.

Ketiga, Prabowo mengutamakan loyalitas. Dahnil menekankan bahwa Prabowo sebagai pemimpin koalisi ingin memastikan menteri-menterinya setia dan mampu mendukung visi serta agenda pembangunan yang telah dirancang.

“Dengan Pak Prabowo sebagai panglima, mereka yang menjadi menteri harus tegak lurus dengan berbagai agenda pembangunan yang sudah dibuat,” ujar Dahnil.

 Baca Juga: Megawati dan Prabowo Akan Bertemu di Tempat Asyik, Menu Makanan Sudah Ditentukan, Soal Waktu Katanya Sebelum 10 Oktober, Belum Bicara Soal Kabinet

Beberapa Nama Calon Menteri

Meski kriteria sudah jelas, proses penyusunan kabinet masih berjalan. Dahnil mengungkapkan bahwa Prabowo sudah memiliki beberapa nama yang dipertimbangkan untuk menjadi menteri.

Nama-nama tersebut diusulkan oleh partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), serta kelompok masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan (ormas), kelompok profesi, buruh tani dan nelayan, serta relawan.

Dalam menyusun kabinetnya, Prabowo memprioritaskan nama-nama yang berasal dari KIM, namun tetap mempertimbangkan masukan dari berbagai kelompok lain.

Baca Juga: Para CALON MENTERI Kabinet Prabowo Gibran Mulai DIPANGGIL, Hashim Bocorkan Ini 

"Pak Prabowo memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan bila bisa memenuhi syarat yang diberikan Pak Prabowo," ujar Dahnil.

Struktur Kementerian

Terkait jumlah kementerian dalam kabinet Prabowo yang beredar sebanyak 44, Dahnil mengatakan bahwa hal tersebut belum final.

Baca Juga: Ramai Prabowo Ingin Bentuk Kabinet Zaken, Apa Artinya dan Seperti Apa Kabinet Ini? Begini Jejak Sejarah dalam Politik Pemerintahan Indonesia 

Meskipun jumlah kementerian akan bertambah dari 34 yang ada saat ini, beberapa kementerian akan mengalami perubahan struktur.

Beberapa kementerian mungkin akan dipecah, digabung, atau dialihkan menjadi badan tertentu.

"Ada kementerian yang akan dipecah dan digabung atau merger. Ada kementerian yang tadinya dipecah nanti jadi badan, ada juga yang digabung," jelas Dahnil.

Proses finalisasi kabinet ini akan dilakukan sebelum pelantikan, yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga menyatakan bahwa jumlah kementerian dan posisi-posisinya masih dinamis dan terus disimulasikan. "Finalisasi kabinet itu masih nanti sebelum pelantikan, sementara jarak hari ini ke pelantikan masih 22 hari," kata Dasco.***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.