POJOKSATU.id, JAKARTA — Juru bicara pasangan Pramono Anung-Rano Karno, Aris Setiawan, meyakini Pilkada Jakarta tidak akan berjalan 2 putaran. Namun hanya satu putaran saja.
Menurut Aris Setiawan, Pramono-Rano, sudah mencapai 50,07 persen atau 50 persen + 2.924 suara, sehingga sudah memenuhi syarat untuk satu putaran.
Sementara mengantisipasi gugatan dari kubu lain, kubu Pramono Anung sudah menyiapkan tim hukum sebanyak 3.333 advokat atau pengacara.
Advokat ini bertugas mulai dari berjalannya kampanye sampai rekapitulasi penghitungan suara.
“Tinggal menunggu rekapitulasi resmi yang akan disampaikan KPU mungkin beberapa hari lagi, terkait dengan antisipasi gugatan dari kubu lain di Pilkada Jakarta tentu saja kami memiliki tim hukum dari awal 3.333 advokat mengawal Mas Pram dan Bang Doel dari berjalannya kampanye pemilihan sampai rekapitulasi,” kata Aris, Jumat (6/12/2024).
Baca Juga: PNM Raih Penghargaan Nasional: Semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi
Aris Setiawan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya menghadapi kemungkinan adanya gugatan terkait perolehan suara.
Aris mengaku bersyukur hingga rampung penghitungan suara tingkat kota/kabupaten paslon Pramono-Bang Doel unggul dibandingkan paslon lainnya dengan meraih 50,07 persen suara.
Dia pun optimis Pilkada Jakarta hanya akan berlangsung satu putaran.
“Kami hanya tinggal menunggu pengesahannya saja di rekapitulasi tingkat Provinsi, kalau dari Pilkada sebelumnya dari Pileg, Pilpres kalau sudah ditingkat kota/kabupaten tidak ada perubahan,” jelasnya.
“Nampaknya Betul Pilkada Jakarta tidak akan dua putaran karena Mas Pram dan Bang Doel sudah memenangkan di 50,07 persen,” ungkap Aris lagi.
Baca Juga: Pamer Foto Bareng di Instagram, Fuji dan Aisar Khaled Diserbu Netizen
“Tentu saja kami menyampaikan terimakasih terkait dengan kinerja baik itu penyelenggara KPU, Bawaslu, TNI, Polri yang sudah mengamankan jalannya rekapitulasi hingga sudah selesai rakapitulasi berjenjang di tingkat kabupaten/kota,” tambah dia.
Aris turut berterima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya da ikut mengawal penghitungan suara yang berjenjang di KPU.
Kubu Pramono-Rano juga akan menghormati langkah-langkah hukum yang ditempuh paslon lainnya.
“Kami menghormati semua langkah hukum yang akan dilakukan oleh paslon lainnya. Misalnya paslon 01, 02 menanggapi hasil ini asalkan semua dilakukan sesuai koridor, yang kami sayangkan misalkan ada upaya-upaya konstitusi, upaya melanggar hukum yang menginginkan Pilkada Jakarta itu dua putaran. Karena faktanya hari ini sudah satu putaran,” ungkapnya.
Diketahui, KPU DKI Jakarta bakal menggelar rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung 7 hingga 9 Desember 2024 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta. ***




