POJOKSATU.id, JAKARTA-- Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) ikut mengomentari perubahan logo dan lambang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dibuat Kaesang Pangarep dan kawan-kawan (dkk).

Kaesang Pangarep merupakan anak bungsu Jokowi yang saat ini merupakan Ketua Umum PSI demisioner.

Menurut Jokowi, perubahan lambang PSI dari bentuk bunga mawar dan tangan terkepal menjadi gambar gajah warna hitam dan merah serta putih adalah hal yang wajar.

"Ya, baik-baik saja. Sebuah brand itu kan perlu terus diperbaharui. Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, disesuaikan dengan, kalau dalam bisnis, permintaan pasar," ungkap Jokowi kepada wartawan, Senin (14/7).

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu di Jateng Resmi Mengacu UMK, Semarang Tertinggi!

Jokowi menyambut baik langkah PSI dalam melakukan perubahan tersebut.

Menurutnya, brand bisa diubah, bisa diganti total, dan hal itu baik-baik saja.

“Dan saya melihat tadi di depan itu. Ya, keren," tambahnya.

Dia menekankan bahwa PSI telah menjelma menjadi partai yang dimiliki oleh semua orang atau kader. Ketua umum partai juga dapat dipilih secara langsung oleh kader-kadernya.

Baca Juga: Pencairan BSU Batch 4 Apakah Ada Lagi dari Kemnaker, Simak Penjelasan Berikut

"Setelah partai yang milik seluruh anggota terbuka untuk semuanya dan yang paling penting ini ada pemilu raya, ada pilihan ketua dan dilaksanakan dengan e-voting, dengan voting online, satu anggota, satu suara yang ikut berpartisipasi. Saya kira itu juga sebuah hal yang sangat baik," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menilai PSI telah berupaya mewujudkan gagasan sebagai partai super terbuka.

"Menurut saya, PSI partai super terbuka, itu saya kira. Tapi dalam implementasi, dalam pelaksanaan seperti apa kan belum ya. Tapi paling tidak, partai super terbuka sudah dipakai oleh PSI," jelas Jokowi yang merupakan Presiden RI dua periode ini.***