POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Purwakarta siang tadi amblas, beruntung tidak ada korban jiwa dalam amblasnya jembatan tersebut.

Jembatan penghubung antara Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Campaka itu amblas secara tiba-tiba jelang tengah hari tadi, diduga amblasnya jembatan itu akibat penahan jembatan di ujung sebelah timur terkikis air.

Intensitah hujan yang terus mengguyur di wilayah Purwakarta, mengakibatkan debit air di sungai tempat berdirinya jembatan tersebut meluap sehingga material pinggiran jembatan itu secara perlahan tapi pasti terkikis air, sehingga pinggir jembatan tidak kuat menahan beban badan jembatan yang terbuat dari besi tersebut.

Jembatan tersebut merupakan jembatan Tegalmanyar, salah satu akses jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Bungursari dengan Kecamatan Campaka. Dengan terpustusnya jembatan tersebut, secara praktis akses itu saat ini tidak dapat dilalui.

Jembatan tegalmanyar tersebut merupakan salah satu jembatan yang usianya sudah cukup tua, terlihat dari struktur jembatan yang semuanya terbuat dari besi yang mengidentifikasikan jembatan itu sudah lama berdiri.

Menurut salah seorang warga yang mengabadikan detik-detik amblesnya jembatan tegalmanyar tersebut, jembatan itu ambles saat memasuki tengah hari tadi, kebetulan dirinya akan melintas dari wilayah Kecamatan Campaka hendak ke Wilayah Kecamatan Bungursari.

“Tadi sekitar pukul 12.30 WIB, jembatan itu amblas. Pas saya mau melintas hendak ke Bungusari,” ujar Lita (28), warga yang hendak melewati jembatan tersebut.

Beruntung dirinya berhenti karena sudah ada masyarajat di kedua sisi yang mengingatkan bahwa jembatan akan ambles, sehingga dirinya menepi dan langsung mengambil hanphone untuk mengabadikan detik-detik amblesnya jembatan tegalmanyar tersebut.

“Masyarakat di kedua sisi jembatan sudah ramai, untuk melihat detik-detik amblesnya jembatan tersebut,” tutup Lita, mengakhiri pembicaraan.

Jembatan tegalmanyar tersebut masuk ke wilayah Desa Bungursari, Kecamatan Bungursari. Merupakan jembatan penghubung dua kecamatan.

Saat ini, masyarakat dari Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Campaka yang biasanya melalui jalan tersebut harus berputar, dengan rute tempuh dua kali lipat jaraknya bila ingin menuju ke bungursari ataupun sebaliknya. (Ade Winanto / pojoksatu)