POJOKSATU.ID-Kondisi lingkungan di Rusun Harun Tebet Barat sangat rawan karena sesama warga saling curiga.Terutama, menjelang Pilkada dan Pillpres 2024 bisa saja ada pihak yang melakukan provokasi dengan ancaman tak sewajarnya.
Atas ancaman itulah, warga langsung meminta peindungan ke Kapolri dengan mengirimkan surat.
Ketua Pengawas Rumah Susun Harum Tebet Barat Rudolf Tampubolon mengingatkan agar warga yang menghuni tetap saling menjaga antara satu dengan yang lainnya.
Baca Juga: Efek Bela Palestina Terang-terangan, Syifa Hadju Akui Ada Brand yang Membatalkan Kerja Sama
"Sesama warga saling curiga kalau rusun yang dibakar dan merembet ke jalan dan ini jangan sampai terjadi," kata Rudolf kepada wartawan di Mabes Polri usai menyerahkan surat ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (26/10/2023).
Rudolf mendesak kepada Kapolri untuk menanggapi surat tersebut. Sebab permasalahan yang terjadi di Rusun Harum, Tebet Barat sebenarnya sama dengan Rusun yang ada di Ibu Kota Jakarta yaitu adanya orang tertentu yang sengaja ditempatkan oleh Dinas Perumahan DKI Jakarta agar penghuni rusun tidak betah dan melepaskan rumahnya.
" Sejak 2020 kekisruhan terjadi d Rusun Harum Tebet Barat kenapa ini dilakukan? Kami menduga ada kerjasama orang dalam dari Dinas Perumahaan DKI
dari informasi yang kami terima," ujarnya.
Baca Juga: Safe House Milik Firli Bahuri di Jaksel Juga Digeledah, Puluhan Personel Polisi Diturunkan
Tak hanya itu, Rudolf menuturkan, puhaknya juga sudah melaporkan ke Presiden Jokowi, Panglima TNI Laksamana Yudho Margono dan Pj Gubernu DKI terkait permasalahan di rumah rusun.
"Sudah kami laporkan juga. Kami ini ada videonya sewaktu Tanggal 10 Oktober 2023 lalu ada oknum TNI yang menyebut- nyebut Nama KASAD. Padahal, TNI itu tugasnya kalau situasi perang," tegasnya.
Selain itu, Rudolf menuding Lurah Tebet Barat dan Camat Tebet untuk mencopot Ketua RW 08 Rusun Harum yaitu Taufik Cahyono karena dianggap tidak sejalan dengan warga Rusun Harum Tebet Barat.
Baca Juga: CAPETANG: Program Terbaru RSUD Jatisari Karawang
"Kami juga meminta kepada Lurah Tebet Barat dan Camat Tebet untuk mengganti antar waktu Ketua RW 08 Taufik Cahyono karena sudah tidak netral sebagai RW apalagi dianggap oleh warga sudah tidak layak menjadi ketua RW yang selalu membuat warga resah dan berpihak kepada kepentingan pribadi dan kelompok," pungkas Rudolf. ***



