POJOKSATU.ID - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), secara resmi mengumumkan skema bantuan ekonomi untuk masyarakat.
Kebijakan dalam menyambut periode krusial liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menegaskan bahwa bantuan ini diwujudkan dalam bentuk diskon tiket angkutan umum dan program Mudik Gratis yang telah menjadi agenda tahunan pemerintah.
Program ini merupakan upaya berkelanjutan setelah sukses dilaksanakan pada Nataru 2024 dan Lebaran 2025.
Baca Juga: DPRD Kota Bandung Siapkan Perda Kerukunan Warga untuk Cegah Konflik Sosial
Tujuan utama untuk menekan biaya perjalanan dan mendorong masyarakat beralih menggunakan moda transportasi umum yang lebih teratur dan aman.
Wamenhub Suntana merincikan bahwa diskon terbesar akan diberikan pada angkutan Kereta Api kelas ekonomi, dengan potongan mencapai sekitar 30% dari harga normal.
Diskon signifikan ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera.
Periode keberangkatan yang mendapat fasilitas diskon Kereta Api ini akan dimulai pada tanggal 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Baca Juga: Mau Kredit Mobil Tanpa Ribet? Ini Rahasia Kenapa Banyak Orang Pilih Astra Credit Companies
Selain Kereta Api, angkutan laut yang dikelola oleh PELNI juga menjadi fokus utama. Diskon sebesar 20% telah disiapkan bagi seluruh penumpang kapal PELNI.
Berbeda dengan moda lainnya, diskon untuk angkutan laut memiliki periode berlaku yang lebih awal, yakni mulai dari pembelian tiket dan keberangkatan tanggal 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi pergerakan masyarakat kepulauan yang umumnya memulai perjalanan lebih awal.
Sektor penyeberangan, yang dilayani oleh ASDP, juga tidak luput dari program ini.
Wamenhub mengonfirmasi akan ada skema diskon khusus yang akan diberlakukan pada rute-rute strategis, dengan periode berlaku yang sama dengan Kereta Api dan Pesawat, yaitu dari 22 Desember hingga 10 Januari.
Hal ini penting mengingat penyeberangan menjadi jalur vital yang menghubungkan antar-pulau seperti Jawa-Sumatera, yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang.
Untuk transportasi udara, sektor yang biasanya mengalami kenaikan harga tinggi, pemerintah menyiapkan diskon hingga 13% sampai 14% dari harga tiket pesawat semula, khusus untuk tarif kelas ekonomi.
Baca Juga: Kemensos Coret 1,9 Juta Nama, Begini Kronologi Hapus Penerima Bansos Karena Data Ganda 2025
Kebijakan ini berlaku bagi keberangkatan dalam rentang waktu yang sama, yaitu dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Suntana berharap diskon ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat di tengah tingginya permintaan tiket pesawat saat musim liburan.
Semua diskon ini ditegaskan berlaku secara eksklusif bagi semua penumpang yang menggunakan layanan di kelas atau tarif ekonomi.
Pemberian insentif ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar selama musim liburan akhir tahun yang akan datang.***
Baca Juga: Fakta Mengejutkan di Kalimantan, Hutan Tampak Rimbun dari Jalan, Botak di Baliknya
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




