POJOKSATU.ID-Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, sebagai salah satu site kelolaan Inner City Management (ICM) kembali menggelar simulasi evakuasi bahaya kebakaran gedung yang melibatkan staf dan penghuni.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen ICM terhadap keamanan dan keselamatan orang-orang yang tinggal di gedung kelolaannya.
Simulasi evakuasi dan penanggulangan kebakaran merupakan agenda rutin di Apartemen Kalibata City yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Baca Juga: Deklarasi Anies Cak Imin : Koalisi Dibangun dengan Cita-Cita Mulia, bukan Sekedar Mencari Kekuasaan
General Manager Apartemen Kalibata City Martiza Melati mengatakan insiden kebakaran menjadi salah satu ancaman yang berbahaya yang bisa saja terjadi kapanpun, terutama pada gedung bertingkat seperti apartemen.
Program ini, juga diselenggarakan dengan maksud meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan proses evakuasi di saat terjadinya peristiwa kebakaran.
“Tidak ada ruang ataupun lingkungan yang terbebas dari risiko kebakaran ini yang dapat mengakibatkan kerugian materi juga adanya korban jiwa dan kerugian lain secara tidak langsung. Melalui general evacuation ini kami mendorong para penghuni dan tenant agar selalu dalam keadaan sigap ketika peristiwa tidak diinginkan itu terjadi," kata Martiza dalam keterangannya, Sabti, 2 September 2023.
Baca Juga: Babak I Persija vs Persib, Marko Simic Bawa Macan Kemayoran Sementara Unggul
Giiat yang dilakukan Senin, 28 Agustus ini bertempat di Tower Sakura dan Tower Rafles. Dalam kegiatan ini urut melibatkan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) dan Tenant Safety Officer (TSO) yang sudah dibentuk Badan Pengelola, dengan menghadirkan juga tenaga profesional dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Martiza, selain untuk melatih, giat ini juga dilakukan sekaligus memberikan edukasi kepada penghuni mengenai mitigasi pencegahan kebakaran, tahapan-tahapan yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran.
"Mereka menilai proses evakuasi dan menguji sistem keamanan yang dimiliki pengelola, sekaligus memberikan edukasi kepada penghuni mengenai mitigasi pencegahan kebakaran dan bagaimana melakukan pertolongan pertama terhadap diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya,” jelas Martiza.
Baca Juga: Dapat Suntikan Dukungan, Partai Gelora Resmi Mendukung Prabowo di Pilpres 2024
Sementara itu, salah seorang penghuni Tower Sakura Apartemen Kalibata City, Benny mengapresiasi program simulasi evakuasi dan penanggulangan kebakaran yang dilakukan Badan Pengelola.
Dia menilai kegiatan ini positif, sehingga jika terjadi peristiwa kebakaran para penghuni sudah mengetahui upaya yang harus dilakukan.
“Simulasi ini sangat besar manfaatnya bagi kami untuk meningkatkan kesadaran dalam mencegah terjadinya kebakaran dengan mengenal indikasi sedini mungkin, serta kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menangani peristiwa kebakaran,” ungkap Benny.
Baca Juga: Putranya Jalani Operasi usai Terkena Blender, Baim Wong Anggap Teguran Agar Orang Tua Lebih Waspada
Seperti diketahui, ICM telah berpengalaman selama 17 tahun mengelola keselamatan puluhan gedung di berbagai kota di Indonesia.
Secara rutin ICM telah mengadakan pelatihan bersama sejumlah instansi terkait untuk menambah pengetahuan dan keahlian SDM-nya, juga melakukan pengecekan safety building system secara berkala, inspeksi rutin, termasuk general evacuation setiap tahun di 40 site kelolaannya.
ICM juga rutin menggelar simulasi penanganan kebakaran di sejumlah apartemen kelolaan lainnya, diantaranya Seasons City, Cosmo Terrace, The Jakarta Residences, Gading Mediterania Residences, Mediterania Garden Residences 1 & 2, Mediterania Boulevard Residences, Green Bay Pluit dan masih banyak lagi. ***



