POJOKSATU.id, SIBOLGA— Gubernur Sumut Bobby Nasution mengungkap jalur darat Tarutung ke Sibolga hampir tembus pada hari ketujuh bencana longsor dan banjir di Sumatera Utara.

Menurut Bobby, jalan lintas Tarutung Tapanuli Utara ke Kota Sibolga sudah bisa dibuka 40 km menggunakan alat berat.

Bobby Nasution melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan kondisi terbaru jalur darat antara Tarutung ke Sibolga ini.

“Kami terus menangani puluhan titik longsor di Tarutung, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Proses pembersihan material terus dikerjakan tanpa henti agar akses segera pulih,”kata Bobby di akun @bobbynst seperti dilihat Selasa (2/12/2025).

Baca Juga: Bencana Tak Menunggu, BPBD Aceh Hadapi Dilema Kemanusiaan dan Menangis Banyak Jenazah Belum Tertangani

Menurut Bobby, hingga Senin, 1 Desember 2025, sudah 40 km dari total 60 km jalan ruas Tarutung menuju Sibolga yang sudah berhasil dibuka atau tersisa 20 km lagi yang belum berhasil dibuka.

“Selain itu, ruas jalan dari Kecamatan Dolok Sanggul menuju Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbahas, kini sudah dapat dilalui kendaraan,” ujarnya.

Dikatakan, mereka akan terus berupaya dan berkolaborasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan percepatan penyaluran bantuan serta operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

“Semoga kondisi di wilayah terdampak semakin membaik,” ujarnya.

Baca Juga: Sampaikan Duka Mendalam, Negara Iran Siap Kirim Bantuan Kemanusiaan bagi Bencana Sumatera

Tembus Sibalanga Jae

Sementara itu, BNPB di akun Instagram @bnpb_indonesia, menyebutkan, di Jalur Tarutung-Sibolga, pembukaan akses jalan ini juga memberikan dampak yang nyata bagi warga maupun lintas sektor kementerian/lembaga dalam penanganan darurat bencana.

Titik yang sudah dapat ditembus dari jalur ini telah sampai di Dusun Sibalanga Jae atau lebih tepatnya di depan Kantor Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara.

Usai akses mulai terbuka, distribusi logistik kepada warga terdampak di pengungsian pun dapat dilengkapi sesuai kebutuhan.

Di samping itu, terjangkaunya akses ini juga memudahkan tim operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) dalam melakukan tugasnya dengan armada yang lebih lengkap.

“PLN juga dapat lebih jauh menjangkau wilayah untuk pemulihan jaringan listrik, sehingga diharapkan dalam waktu dekat semua kehidupan masyarakat dapat berjalan seperti sedia kala,” ujar BNPB.***