POJOKSATU.id, KARAWANG - Kondisi infrastuktur jalan di Kabupaten Karawang perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebab, hingga saat ini masih banyak ditemukan ruas jalan raya provinsi yang rusak seperti ruas jalan raya di Rengasdengklok - Medangasem.

Pantauan pojoksatu.id di lokasi, ruas jalan raya Rengasdengklok - Medangasem nampak terlihat di tengah maupun sisi jalan raya banyak ditemukan jalan yang berlubang serta bergelombang.

Lubang jalan mencapai puluhan, dengan diameter 50 cm hingga 1 meter. Kedalamannya, bisa mencapai 5-10 cm. Akibatnya, banyak kendaraan baik sepeda motor dan roda empat nyaris kecelakaan akibat menghindari lubang - lubang tersebut.

"Jalannya jelek banget padahal ini akses jalan utama, saya juga kan setiap hari lewat jalan ini kalau mau berangkat kerja, terus saya juga cape sebenarnya kalau lewat sini harus berlomba-lomba saling salip sama pengendara lain untuk mendapatkan jalan agak bagusan tidak nginjak lubang itu," kata Farid salah seorang pengendara motor yang hendak berangkat kerja, Sabtu, (25/02/2023).

Yoko Ketua Pokja Ormas GMPI Desa Rengasdengklok Utara juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut dia, kerusakan ruas jalan raya Rengasdengklok - Medangasem kerap terjadi apalagi pada musim hujan banyak air yang menutupi lubang jalan raya sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

"Jadi kalau menurut saya masalah jalan lalu lintas itu sebaiknya pemerintah harus peka terhadap kerusakan jalan, jadi harus secepatnya diperbaiki, kalau bisa diperbaiki secara permanen tidak hanya tambal sulam, apalagi kalau musim hujan rawan kecelakaan tadi juga ada ibu-ibu yang jatuh di depan warung saya sekitar pukul 14.00 WIB," ucapnya.

Jalan rusak di Karawang

Selain itu, Yoko juga menyayangkan ketika anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat setiap tahunnya hanya untuk perbaikan sekedar tambal sulam itu dinilai hanya menghambur - hamburkan uang saja karena kerusakan jalan tersebut kerap terjadi.

"Ya kalau bisa mah perbaikannya itu secara permanen jadi bukan hanya tambal sulam terus setiap tahunnya, apalagi itu kan anggaran yang dikeluarkan pemprov lumayan besar, jadi ibarat kata itu mubazir karena kerusakan itu sering terjadi apalagi disaat musim hujan, saya juga berharap pada tahun yang akan datang semoga Pemprov Jabar menganggarkan untuk perbaikan secara permanen atau di cor biar jalannya tidak mudah rusak seperti berlubang dan bergelombang," tandasnya. (Yusup/Pojoksatu)