POJOKSATU.id — Arus kendaraan di sekitar kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, akan mengalami perubahan selama berlangsungnya proyek pembangunan dan peningkatan jalan.
Pekerjaan konstruksi tersebut berlokasi di Jalan Kunir sisi Selatan, mulai dari area Halte Transjakarta Museum Sejarah hingga persimpangan menuju Jalan Kemukus.
Proyek dijadwalkan berlangsung sejak Minggu (27/9/2026) pukul 22.00 WIB dan selesai pada Jumat (2/10/2026) pukul 13.00 WIB.
Pengaturan lalu lintas akan diberlakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tahapan pekerjaan yang dilaksanakan di ruas jalan tersebut.
Baca Juga: Polresta Karawang Imbau Bobotoh Tak Berangkat ke Jakarta, Nobar di Karawang Saja
Adanya proyek ini diperkirakan dapat memengaruhi kelancaran arus kendaraan dan memicu kepadatan di sekitar Jalan Kunir maupun kawasan Kota Tua.
Pengguna jalan yang tidak memiliki tujuan di kawasan tersebut disarankan memilih jalur lain untuk menghindari potensi perlambatan selama proyek berlangsung.
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan, Dinas Perhubungan menerapkan sejumlah pengaturan terhadap arus kendaraan di sekitar lokasi.
Enam segmen pekerjaan akan dikerjakan secara bergantian mulai Minggu (27/9/2026) pukul 22.00 WIB hingga Jumat (2/10/2026) pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Jakarta Terancam Krisis Air! BPBD DKI Peringatkan Warga Waspada Kekeringan Sejak Awal September Ini
Salah satu perubahan yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan yang sebelumnya melaju dari arah Barat menuju Timur melalui Jalan Kunir sisi Selatan.
Kendaraan dari arah tersebut akan diarahkan terlebih dahulu melewati Jalan Kunir sisi Utara, kemudian berbelok ke kanan menuju Jalan Kemukus.
Adapun kendaraan yang datang dari Jalan Kampung Bandan menuju arah Barat dan memiliki tujuan ke Jalan Kopi masih dapat melintas melalui Jalan Kunir sisi Utara menggunakan skema contraflow.
Pengendara perlu mencermati pengaturan tersebut dan memperhatikan kondisi jalur sebelum memasuki area pekerjaan.
Selain perubahan arus di Jalan Kunir, akses kendaraan menuju Jalan Kemukus juga dapat mengalami pengaturan sesuai situasi di lapangan.
Petugas Kepolisian bersama Dinas Perhubungan akan melakukan pengawasan dan pengaturan arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.
Pengaturan tersebut turut didukung flagman yang berasal dari pihak pelaksana proyek untuk membantu mengarahkan kendaraan.
Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diminta mengikuti instruksi petugas, terutama apabila terdapat perubahan pola lalu lintas akibat perkembangan pekerjaan.
Baca Juga: Sebanyak 17.800 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Persija Jakarta Saat Menjamu Persib Bandung
Dampak pekerjaan tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan pribadi. Layanan transportasi umum di sekitar lokasi juga akan mengalami penyesuaian.
Halte Transjakarta Museum Sejarah untuk sementara dialihkan ke Halte Transjakarta Kali Besar yang terletak di Jalan Kali Besar Barat.
Dalam skema pengalihan tersebut, perjalanan angkutan umum akan melewati Jalan Kunir sisi Utara dan Jalan Kemukus sebelum kembali mengikuti rute yang sudah ditetapkan.
Penumpang yang selama ini menggunakan Halte Museum Sejarah perlu memperhatikan perubahan lokasi tersebut ketika merencanakan perjalanan selama proyek berlangsung.
Baca Juga: Java United Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta, Laga Tanpa Penonton di Stadion
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tidak membuat seluruh akses menuju kawasan sekitar proyek ditutup.
Warga maupun pekerja perkantoran tetap dapat menuju lokasi melalui Jalan Kunir sisi Utara.
Dari jalur tersebut, kendaraan dapat melakukan putar balik di Jalan Kemukus untuk kemudian menuju Jalan Kunir sisi Selatan.
Baca Juga: Aksi 24 September di Jakarta, Polisi Siapkan Jalur Alternatif dan 1.550 Personel Lalu Lintas
Meski demikian, penggunaan akses tersebut tetap bergantung pada situasi lalu lintas dan pengaturan yang diterapkan petugas di lapangan.
Mengingat pekerjaan terbagi dalam enam segmen dan dilakukan secara bertahap, potensi perubahan arus kendaraan perlu menjadi perhatian pengguna jalan.
Pengendara yang tidak memiliki keperluan di kawasan Kota Tua sebaiknya menghindari Jalan Kunir beserta ruas jalan di sekitarnya selama periode pekerjaan.
Masyarakat juga diharapkan mengatur kembali waktu dan rute perjalanan dengan mempertimbangkan rekayasa lalu lintas yang sedang diberlakukan.
Baca Juga: Pantas Jakarta Hujan Deras, BMKG dan Pemprov DKI Resmi Gelar Rekayasa Cuaca di Bulan September!
Selama melintas, pengendara wajib memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti instruksi petugas yang bertugas mengatur arus kendaraan.
Keselamatan tetap perlu menjadi prioritas, terutama ketika terjadi antrean atau kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan.***




