Pojoksatu.id - Aksi demo yang dilakukan di wilayah Jakarta semakin meluas, massa aksi yang diperkirakan ratusan orang tersebut membakar dua unit bus polisi yang tengah terparkir.
Diketahui bahwa dua mobil polisi yang di bakar massa berada di halaman parkir eks gedung Mapolres Metro Jakarta Pusat di Jalan Kramat Raya, Jumat malam.
Selain membakar dua unit bus, massa aksi juga melakukan penjarahan sejumlah barang-barang yang berada di gedung yang kini difungsikan sebagai markas Tim Gegana Korps Brimob Polri.
Baca Juga : Gedung DPRD Kota Makassar Ludes Dibakar Massa, Api Tak Terkendali, Walikota Berhamburan Keluar
Tidak jauh dari markas Gegana tersebut, kelompok massa yang berbeda membakar sebagian halte Transjakarta Senen Toyota Rangga pada Jumat malam.
Tidak hanya halte bus Senen Toyota Rangga, massa aksi juga membakar Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dalam unjuk rasa di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan sekitar pukul 21.00 WIB.
Diketahui berbagai kelompok menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, yang terjadi pada Jumat siang.
Baca Juga : Mencekam, Massa Bakar Rumah Mewah di Dekat Gedung DPRD Jabar, Api Membumbung Tinggi
Demonstrasi tersebut digelar untuk mengungkapkan rasa kekecewaan dan sebagai bentuk protes atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI kemarin.
Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Kericuhan di Pejompongan tersebut terjadi setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, dipukul mundur oleh pihak kepolisian.




