POJOKSATU.ID - Kejaksaan Agung baru saja menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim sebagai tersangka, pada hari Kamis, 4 September 2025.

Dalam keterangan penyidik Kejagung, Nadiem Makarim terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang rugikan negara Rp1,98 triliun.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Nadiem Makarim akan ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari.

Baca Juga: BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Digital di Long Weekend Maulid Nabi 2025

Menariknya, ternyata berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, bos driver ojol ini kekayaannya mengalami penurunan sejak diangkat menjadi menteri hingga akhir jabatannya.

Meskipun pada tahun 2022, kekayaannya naik drastis lebih dari 3 kali lipat hanya dalam waktu setahun.

Di tahun selanjutnya, kekayaannya justru terjun bebas di bawah jumlah harta yang dilaporkannya saat pertama kali menjadi pejabat negara.

Baca Juga: Libur Panjang Maulid Nabi, Jasamarga Terapkan Rekayasa Lalin Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 Sampai KM 65

Pada tahun 2019, Nadiem tercatat memiliki harta sebesar Rp1,22 triliun dan turun di tahun 2020 dan 2021 menjadi 1,19 triliun dan 1,17 triliun.

Kekayaannya melonjak drastik tahun 2022 menjadi Rp4,87 triliun dan langsung jatuh di tahun berikutnya menjadi Rp906 miliar.

Sedangkan di akhir masa jabatannya sebagai Menteri Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi, hartanya kembali turun menjadi Rp600 miliar.

Baca Juga: 7 Proyektor Mini Murah di Bawah Rp1 Juta, Terbaik untuk Guru Mengajar di Kelas

Di tahun 2024 tersebut, Nadiem tercatat memiliki utang sebesar Rp466 miliar.

Untuk rincian harta yang dilaporkan terakhir kali, ada 7 aset properti yang dimilikinya.

5 di antaranya berafa di Jakarta Selatan, sisanya di Gianyar Bali dan Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Lelah Menjalani Hidup, Ibu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Dua Anaknya Tewas Diracun: Tinggalkan Surat WASIAT yang Isinya Bikin Nyesek

Total semua aset properti berupa tanah dan bangunan miliknya sebesar Rp57,7 miliar.

Sedangkan untuk koleksi kendaraan, hanya ada 2 unit mobil yang dilaporkan, yaitu Alphard dan Innova Zenix senilai Rp2,2 miliar.

Kemudian Nadiem punya harta bergerak sebesar Rp752 juta dan surat berharga senilai Rp926 miliar.

Sumber terakhirnya berasal dari kas dan setara kas Rp77 miliar serta harta lainnya sebesar Rp2,9 miliar.***