POJOKSATU.ID-  Aktivis Perempuan Rieke Diah Pitaloka tengah berjuang untuk memulangkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural asal Karawang, Dede Aisyah yang menjadi korban perdagangan orang ke negara Suriah.

Rieke mengatakan, Kedutaan Besar Indonesia di Suriah telah berhasil mengevakuasi Dede Aisyah dari majikannya dan dalam proses pemulangan ke Indonesia.

"Alhamdulillah, kita sudah berjuang dengan Menko Polhukam, Kemenlu, akhirnya Bu Dede Aisyah sudah bisa dievakuasi dari rumah majikan dan sekarang posisinya ada di KBRI Suriah," kata Rieke di Komnas HAM usai melakukan kasus pelanggaran HAM terhadap Dede Aisyah, Selasa (1/8/2023).

Baca Juga: Ditolak Bareskrim Polri, Polda Metro Malah Langsung Teliti Kasus Rocky Gerung, Siap-siap Dibui

Politisi PDIP itu berharap pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) segera memulangkan Dede Aisyah ke Indonesia. Dia juga memastikan kondisi korban dalam keadaan aman dan sehat walafiat di bawah penangan KBRI di Suriah.

Rieke menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang telah berjuang membantu proses evakuasi Dede Aisyah.

"Pihak Kemenlu dan KBRI juga berjuang dengan sangat keras perjuangannya, dan juga kami terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenlu dan pemerintah yang telah berhasil mengevakuasi Bu Dede," ujarnya.

Baca Juga: Rocky Gerung dan Refly Harun Dilaporkan ke Polda Metro, Pelapor : Ini Kerja Cepat Saya Langsung Diperiksa

Rieke menyebut Dede Aisyah diiberangkatkan pada tahun 2022 oleh salah satu perusahaan penyalur PMI yang diduga ilegal ke Turki dengan dijanjikan untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga.

"Bu Dede Aisyah ini berangkat dari tahun 2022 yang awalnya dijanjikan mau dikirim ke Turki bekerja, tapi dibawa ke Lebanon lalu ke Suriah, diduga Bu Dede menjadi korban tindak pidana perdagangan orang," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, anggota DPR RI itu juga berharap Hari Anti Perdagangan Manusia Internasional yang diperingatkan pada 30 Juli 2023 dijadikan momentum untuk meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat agar tidak menjadi korban perdagangan orang.

Baca Juga: Orang Muda Ganjar Jawa Tengah Adakan Recycle Costume Show di Wonosobo

"Hari ini tadi sudah disampaikan oleh Komnas HAM merupakan bagian dari rsngkayan peringatan hari anti tindak pidana perdagangan orang Internasional. Hari sekalian kita berjuang bersama, kami mohon dukungan dari Komnas HAM terhadap salah satu tindak pidana perdagangan orang, untuk terus ditingkatkan perlindungannya," ucapnya ***